MerahPutih.com - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengumumkan dirinya ditunjuk menjadi ketua Satuan Tugas (Satgas) Mitigasi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).
Baca juga:
Pengumuman itu disampaikan Mensesneg sendiri usai Satgas Mitigasi PHK dan perwakilan pemerintah rapat koordinasi bersama pimpinan DPR di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, hari ini.
“Semua bersepakat memohon kami untuk menjadi ketua Satgas Mitigasi PHK oleh karena dianggap dapat menjembatani berbagai pihak dan berbagai stakeholder (pemangku kepentingan) terkait,” kata Mensesneg Prasetyo Hadi dalam jumpa pers, di DPR, Jakarta, Jumat (26/6).
Fokus Mitigasi Gelombang PHK
Menurut Prasetyo, Satgas akan berkoordinasi dengan Desk Ketenagakerjaan Polri untuk melakukan monitoring dan bertukar informasi terkait perusahaan yang berpotensi melakukan PHK.
Satgas Mitigasi PHK yang dibentuk sejak setahun terakhir. Tugas dan fungsinya memetakan persoalan industri untuk mencegah gelombang PHK di Indonesia.
Baca juga:
Pemerintah Gelontorkan Rp 6,2 Triliun untuk Magang Nasional dan Korban PHK
“Kita mitigasi satu per satu karena permasalahan PHK tidak selalu berkenaan dengan suplai bahan baku. Kadang juga ada konflik internal manajemen. Apa pun penyebabnya, menjadi tugas kita untuk bersama-sama melakukan mitigasi,” tutur Mensesneg
Dukungan DPR dan Serikat Pekerja
Dalam rapat tersebut hadir sejumlah tokoh, di antaranya Menteri Ketenagakerjaan Yassierli, Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea, Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan Said Iqbal, serta perwakilan Desk Ketenagakerjaan Polri.
Dari pihak DPR dilansir dari Antara, hadir Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad dan Cucun Ahmad Syamsurijal. Dasco menegaskan komitmen parlemen untuk bekerja sama dengan pemerintah dalam memitigasi PHK.
“Satgas Mitigasi PHK, pihak pemerintah dan DPR, akan rutin bertemu untuk berkoordinasi. Hari-hari di DPR nanti akan dipimpin oleh Pak Cucun Syamsurijal,” tandas petinggi Gerindra itu. (*)