Menpora Ultimatum 3 Federasi Bereskan Masalah Dualisme Kepengurusan
Selasa, 27 Januari 2026 -
MerahPutih.com - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir menyatakan akan mengambil alih federasi olahraga yang masih terjadi dualisme kepengurusan. Opsi ini berlaku bagi dualisme kepengurusan yang masih terjadi dan tidak dapat dicarikan jalan tengah.
“Saya sudah menulis surat ke KOI dan KONI, waktu itu saya kasih tenggat waktu sampai Desember. Dan terima kasih sudah berhasil untuk yang Takraw,” kata Erick Thohir di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (27/1).
Baca juga:
KPK: Keterangan Eks Menpora Dito Perkuat Dugaan Korupsi Kuota Haji
3 Federasi Bermasalah Punya Waktu 6 Bulan
Namun, Menpora menambahkan akan memanggil Komite Olimpiade Indonesia (KOI) dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) untuk membahas penanganan dualisme federasi yang tersisa. "Tapi masih ada tiga untuk Tinju, Tenis Meja, dan juga Anggar," imbuhnya, dilansir Antara.
Erick menegaskan Kemenpora telah mengirimkan surat resmi kepada KONI dan NOC untuk segera menuntaskan persoalan dualisme sesuai desakan Komisi X DPR RI, yang meminta seluruh konflik federasi diselesaikan dalam enam bulan.
Menpora berharap federasi yang masih berkonflik dapat memanfaatkan waktu yang ada untuk melakukan rekonsiliasi secara mandiri.
Baca juga:
Pesan Erick Thohir untuk John Herdman, Cepat Beradaptasi dan Bawa Timnas Indonesia Berprestasi
Demi Perlindungan Atlet
Menurut Erick, langkah intervensi itu bukan bentuk arogansi kekuasaan, melainkan kewajiban negara untuk menjamin kepastian kompetisi dan perlindungan bagi atlet.
"Kalau memang tidak bisa, ya tentu ada undang-undang dari Kemenpora dan aturan pemerintah bahwa kita bisa juga mengambil alih kalau memang untuk kepentingan atlet dan masyarakat luas," tandas Menpora. (*)