Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Dunia

Menlu Iran Tegaskan Serang Pangkalan Militer AS, Bukan Perang dengan Negara Timur Tengah

Soffi Amira - Selasa, 03 Maret 2026

MerahPutih.com - Konflik yang terjadi di Timur Tengah makin panas.

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi menegaskan, bahwa negaranya tidak sedang berperang dengan negara-negara di kawasan Timur Tengah.

“Kami menyerang pangkalan militer AS,” ujar Araghchi kepada media pemerintah Iran dikutip di Jakarta, Selasa (3/3).

Ia juga mengatakan bahwa negara-negara Timur Tengah harus memberi tekanan kepada Washington atas tindakan militernya terhadap Teheran.

Baca juga:

Muhammadiyah Kecam Serangan AS-Israel ke Iran, Sebut Langgar HAM dan Hukum Internasional

Ia bahkan menyatakan, pangkalan militer AS di kawasan Teluk, meski berada di wilayah negara lain, tetap menjadi target sah.

“Prajurit AS yang melarikan diri tidak akan mencegah mereka dari sasaran,” tegasnya.

Pernyataan tersebut muncul di tengah meningkatnya eskalasi konflik antara Iran dan Amerika Serikat, yang memicu kekhawatiran meluasnya perang regional.

Sekadar informasi, Amerika Serikat dan Israel resmi melakukan serangan udara terkoordinasi ke sejumlah target strategis di Iran pada Sabtu (28/2) kemarin.

Baca juga:

Menlu Sugiono Hubungi Iran, Indonesia Siap Jadi Mediator Konflik AS-Israel dan Iran

Serangan tersebut merupakan dampak dari ketegangan terus memanas dalam beberapa minggu terakhir. Serangan operasi militer tersebut menyasar fasilitas yang berkaitan dengan program nuklir, sistem rudal balistik, hingga pusat komando.

AS menamai aksi tersebut sebagai Operation Epic Fury, sementara itu Israel menyebutnya Operation Roaring Lion. (knu)

Baca Artikel Asli