Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Hiburan & Gaya Hidup

Mengenal Lonely Death, Fenomena Kematian Sendirian yang Marak di Jepang

Dwi Astarini - Rabu, 03 Juli 2024

MERAHPUTIH.COM - FENOMENA tragis yang disebut kodokushi alias lonely death tengah menjamur di Jepang. Istilah ini digunakan untuk menggambarkan situasi saat seseorang meninggal sendirian di rumah mereka dan mayatnya tidak segera ditemukan.

Fenomena ini terjadi pada orang yang hidup sendiri tanpa banyak hubungan sosial atau punya keluarga dekat. Akibatnya, ketika mereka meninggal, tidak ada yang segera menyadari atau melaporkannya.

Fenomena lonely death sering terjadi di Jepang karena di kota-kota besar, seperti Tokyo, gaya hidup individualistis dan tingkat sosialisasi yang rendah membuat beberapa orang hidup sendirian tanpa banyak interaksi sosial atau dukungan dari keluarga.

Seperti dilansir South China Morning Post, kejadian lonely death di Jepang pada 2024 mencapai 17 ribu kematian kesepian. Namun, angka itu hanya berfokus terhadap korban lansia.

Lonely death menjadi perhatian masyarakat Jepang karena implikasinya terhadap kesejahteraan sosial dan kemanusiaan. Pemerintah dan organisasi nonprofit berusaha untuk meningkatkan kesadaran dan memberikan dukungan kepada populasi yang rentan terhadap fenomena ini, termasuk melalui program kesejahteraan masyarakat dan layanan komunitas yang lebih baik. Berikut beberapa faktor yang berkontribusi terhadap lonely death.

Baca juga:

Begini Penjelasan Gelombang Panas Bisa Timbulkan Risiko Kematian

1. Kehidupan Sendirian

Banyak orang tua atau lansia hidup sendirian karena faktor seperti kematian pasangan atau tidak adanya anak yang tinggal bersama mereka.

2. Kurangnya Kontak Sosial

Beberapa orang mungkin tidak memiliki banyak teman atau keluarga dekat yang dapat memantau kesejahteraan mereka secara teratur.

3. Isolasi Sosial

Beberapa lansia atau individu yang rentan mungkin mengalami isolasi sosial. Mereka tidak terlibat dalam aktivitas sosial atau komunitas.

4. Masalah Kesehatan

Kondisi kesehatan yang memburuk atau masalah mobilitas juga dapat menyebabkan seseorang sulit untuk mendapatkan bantuan atau perawatan saat dibutuhkan.(ayu)

Baca juga:

Gaya Hidup Sehat Mengurangi Risiko Penyakit Kematian

Baca Artikel Asli