Mengangkat Ikon Jakarta Lewat Film, Strategi DPRD Wujudkan Kota Perfilman Berkelas Dunia
Selasa, 15 April 2025 -
Merahputih.com - Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta, Farah Savira, mendukung penuh visi Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, untuk menjadikan Jakarta sebagai pusat perfilman nasional. Menurutnya, dominasi Jakarta dalam produksi film Indonesia sudah tidak terbantahkan.
"Jakarta adalah episentrum produksi film Indonesia, hampir seluruhnya berpusat di sini," tegas Farah di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (14/4).
Baca juga:
Persija Diundang ke Balai Kota, Rizky Ridho Curhat ke Pramono dan Rano Karno
Farah meyakini bahwa film dapat menjadi alat promosi yang ampuh untuk mengangkat citra Jakarta di mata dunia. Ia mencontohkan bagaimana film-film terkenal dapat mengasosiasikan suatu kota dengan kuat di benak penonton.
"Kita ingat London karena James Bond, atau Pangalengan dan Bangka Belitung yang melejit berkat film Joko Anwar dan Laskar Pelangi," jelasnya.
Ia menambahkan, kesuksesan film seringkali berdampak positif pada sektor pariwisata. Oleh karena itu, ia berharap Pemprov DKI dapat mendukung produksi film yang berpotensi menampilkan ikon-ikon baru Jakarta.
Baca juga:
Rano Bisiki Pramono, Minta Lapangan Menteng Diubah Jadi Tempat Oleh-Oleh Khas Jakarta
"Saya sangat mendukung inisiatif ini. Kita perlu menyeleksi film-film yang dapat menjadi representasi ikonik Jakarta," ujarnya.
Sebelumnya, Wakil Gubernur Rano Karno berencana memfasilitasi pembentukan Jakarta Film Festival, sebuah festival film internasional yang diharapkan dapat memposisikan Jakarta sebagai kota perfilman global. Ia juga mengajak masyarakat untuk lebih menghargai film lokal dengan menontonnya di bioskop.
"Kami bertekad menjadikan Jakarta sebagai kota perfilman," tegas Rano.