Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Hiburan & Gaya Hidup

Mencintai Dua Orang Sekaligus Kayak di 'The World of The Married', Mungkinkah?

Dwi Astarini - Sabtu, 16 Mei 2020

DRAMA The World of The Married menyajikan kisah yang jauh berbeda dari drama Korea pada umumnya. Tak ada romantisme antartokoh, sebaliknya justru pengkhianatan dan rasa sakit. Drama produksi JTBC itu juga memantik pertanyaan baru dalam benak mereka yang menonton, 'apakah bisa mencintai dua orang secara bersamaan?'.

Psikolog keluarga Aziza Fitriah, M Psi memberi jawabnya. Saat berbicara dalam sesi live Instagram bersama AIMI Kalsel dengan tema Dampak psikologis drama The World of the Married pada penonton, Aziza membedah bagaimana psikologi di balik perilaku mendua.

BACA JUGA: Nonton 'The World of The Married' Bikin Perempuan Stres, ini Penjelasan Psikologisnya

Menurutnya, setiap individu dikendalikan dua hal: logika dan perasaan. "Logika diproses di bagian otak kanan dan kiri sedangkan perasaan ada di bagian bawah bernama amigdala. Tuhan mendesain otak manusia demikian supaya emosi dan perasaan masih terlindungi kognitif kita," jelas Aziza.

Aziza mengatakan keduanya harus berfungsi selaras. Namun, sering kali kita menemukan orang yang logika dan perasaannya tidak sejalan. Pikirannya ke mana perasaannya ke mana (galau). Dalam drama The World of The Married, hal itu dapat kita lihat dari sosok Lee Tae-oh (Park Hae-jun).

selingkuh
Ketika logika dan perasaan tak sejalan. (foto: Unplash)

Ketidakmampuannya dalam mengelola emosi dan mengendalikan logika membuatnya mencintai dua perempuan sekaligus. "Ketika ada perasaan yang muncul, koneksikan dengan akal logika. Apakah itu sesuai dengan kehidupan secara sehat. Perlu berpikir apakah ini sehat? Apakah secara logika benar atau tidak?" urainya.

Dalam salah satu adegan, terlihat sosok Lee Tae-oh sedang berbincang-bincang dengan teman satu sekolahnya sekaligus rekan kerja Dr Ji Sun-woo yang bernama Dr Seol Myung-sook (Chae Gook-hee). Ketika Myung-sook menegur dan bertanya padanya kapan ia akan mengakhiri perselingkuhannya, Tae-oh menjawab bahwa itu cuma sebentar.

"Ketika Tae-oh berkata 'aku sedang mencari jalan untuk mengakhiri', nah di situ akal pikiran bekerja. Dia memproses kalau hal itu berlawanan dengan norma-norma. Secara psikologis, superegonya yang muncul saat bicara itu," ujar Aziza.

Namun, ketika dia bersama selingkuhannya, Yeo Da-kyung (Han So-hee), ia tenggelam lagi di dalam perasaannya. "Yang perlu kita ingat, perasaan itu sangat mudah dipengaruhi hal lain. Mudah terbawa. Perlu dikonfirmasi ke diri sendiri apakah ini merupakan sesuatu yang sehat," tegasnya.

Ada tataran norma yang bisa kita jadikan pedoman untuk membuat pikiran kita sehat. "Kalau ada yang mengaku bisa mencintai dua orang sekaligus, itu artinya logika dia kalah," tukas Aziza.(avia)

BACA JUGA: Bukan Hanya Tentang Pelakor, Ini Pelajaran Berharga dari Drama 'The World of the Married'

Baca Artikel Asli