Meski sarat akan sejarah, tempat tersebut memang sangat sepi pengunjung. Yang kerap datang di kawasan ini adalah sejarawan dan para peneliti,. guna kebutuhan kajian ilmiah. “Banyak yang bilang di sini angker. Kalau berwisata ke KRB pasti lebih memilih tempat yang lain,” tandasnya.>Untuk mengikuti artikel lainnya, baca juga: 'Aero Press' Alat Seduh Kopi yang Dilombakan Hingga Skala Internasional