Merahputih.com - Kylian Mbappe dan Vinicius Jr menjadi sorotan utama dalam dinamika internal Real Madrid setelah performa tim mendapat kritik tajam dari para penggemar.
Meski menyandang status sebagai pemain bintang, kedua pemain ini belum mampu menunjukkan sinergi yang sempurna di lapangan hijau.
Presiden klub, Florentino Perez, kabarnya sangat terkejut melihat gelombang protes yang menyerang rekrutan impiannya tersebut.
Baca juga:
Pembelaan Total Sang Presiden
Laporan dari MARCA menyebutkan bahwa Florentino Perez memberikan pembelaan secara terbuka dan gigih terhadap dua aset berharganya itu.
Sang presiden merasa heran karena kritik tetap mengalir deras di saat Kylian Mbappe secara statistik tampil sangat luar biasa musim ini.
Bagi Perez, menjadikan pemain yang produktif sebagai target kekecewaan adalah hal yang tidak masuk akal.
“Bagaimana mungkin dia dikritik padahal dia sudah mencetak begitu banyak gol?,” tanya Florentino Perez dalam diskusi internal klub untuk merespons situasi negatif tersebut.
Statistik Gol vs Kontribusi Kolektif
Argumen Perez tersebut merujuk pada angka-angka fantastis yang Mbappe catatkan sepanjang musim berjalan. Mantan penyerang PSG ini sudah mengemas 24 gol di kompetisi La Liga serta menambah koleksi 15 gol di Liga Champions UEFA.
Baca juga:
Dengan total 67 gol yang Real Madrid sarangkan di liga domestik, praktis Mbappe menyumbangkan lebih dari sepertiga produktivitas tim secara keseluruhan.
Namun, fakta di lapangan menunjukkan sisi lain yang memicu kegelisahan suporter. Kehadiran Mbappe dinilai secara signifikan mengurangi intensitas kerja kolektif saat tim tidak menguasai bola.
Hal ini menciptakan ketidakseimbangan taktis yang memaksa klub untuk segera mengevaluasi strategi guna memaksimalkan potensi individu tanpa mengorbankan pertahanan tim.