Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Masa Pandemi, Dana Kelola Haji Meningkat Rp18 Triliun

Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 13 Januari 2021

MerahPutih.com - Di tengan pandemi COVID-19, dana kelolaan haji pada Tahun 2020 meningkat 15 persen atau sekitar 18 triliun, dibandingkan 2019, yaitu dari Rp124,3 triliun pada 2019 menjadi Rp143,1 triliun pada 2020.

Kepala Badan Pelaksana BPKH Anggito Abimanyu mengaku bersyukur meski di tengah kontraksi pertumbuhan ekonomi nasional dan global akibat pandemi COVID-19 pada 2020, BPKH masih dapat mencatatkan pertumbuhan sebesar 15 persen dibandingkan 2019.

Baca Juga:

Arab Saudi Apresiasi Kebijakan Indonesia Batalkan Penyelenggaran Haji

Ia mengatakan, dana kelolaan haji pada 2020 itu akan tetap tumbuh sekitar 10 persen, bahkan jika ibadah haji pada tahun tersebut tetap dilaksanakan.

"Jadi misalnya dana itu dipakai untuk haji tahun lalu, itu kita masih tumbuh sekitar 10 persen," katanya.

Pencapaian pada 2020 itu melebihi target dana kelolaan yang ditetapkan oleh BPKH untuk 2020, yaitu sebesar Rp139,5 triliun.

Pertumbuhan pencapaian dana kelolaan tersebut, didukung oleh pertumbuhan jumlah jamaah yang juga melebihi target.

"Meski dalam situasi yang sulit, umat tetap memprioritaskan untuk mendaftar haji sebagai salah satu prioritas alokasi kegiatan yang penting," ujar dia.

Dari total pencapaian dana kelolaan sebesar Rp143,1 triliun itu, 69,6 persen di antaranya atau sekitar Rp99,53 triliun, dialokasikan untuk investasi, sesuai dengan mandat Undang-Undang Dasar (UUD).

Masjidil Haram. (Foto: Haramain TV)
Masjidil Haram. (Foto: Haramain TV)

Sedangkan 30,4 persen atau Rp43,52 triliun lainnya ditempatkan di Bank Syariah. Dari total alokasi dana yang diinvestasikan dan ditempatkan di Bank Syariah itu, nilai manfaat yang dihasilkan adalah sebesar Rp7,46 triliun.

"Ini memang cukup menggembirakan. Di tengah situasi dimana pemerintah menurunkan suku bunga, pemerintah menggelontorkan dana, pemerintah juga menambah likuiditas pasar keuangan dan juga menjaga stimulus," katanya/

Sementara itu, pada tahun 2021, Anggito mengatakan bahwa BPKH dalam waktu dekat akan meluncurkan Integrasi Sistem Keuangan Haji bersama Kementerian Agama dalam program Transformasi Digital

"Sebuah program yang cukup signifikan di tahun ini. Kemarin kami sudah mulai melakukan audiensi dengan Bapak Menteri Agama yang baru," kata Anggito dikutip Antara. (*)

Baca Juga:

Di Solo, Daftar Haji Tahun Ini Berangkat 2047

Baca Artikel Asli