MerahPutih.com - Penyerang muda Barcelona, Lamine Yamal mengungkapkan alasan kemarahannya setelah ditarik keluar saat melawan Alaves akhir pekan lalu. Hal itu dikarenakan ia frustrasi dengan penampilannya sendiri.
Pemain 17 tahun itu digantikan pada menit ke-67 oleh Ansu Fati. Saat itu, Barca sudah memimpin 3-0 berkat hattrick Robert Lewandowski.
Kemudian, pemain internasional Spanyol itu terlihat kesal karena dikeluarkan dari lapangan. Lalu, pelatih Barcelona, Hansi Flick, menanyakan alasan di balik reaksinya.
“Lebih dari kemarahan, itu karena saya tidak senang dengan cara saya bermain,” kata Yamal kepada RNE dalam sebuah wawancara menjelang pertandingan UEFA Nations League.
Baca juga:
Jadi Pilar Penting, Hansi Flick Sebut Lamine Yamal Tak Perlu Istirahat
Yamal, yang membantu Spanyol memenangkan Euro 2024 itu, telah menjadi starter dalam 10 dari 11 pertandingan di semua kompetisi untuk Barcelona musim ini.
Satu-satunya pertandingan yang ia mulai dari bangku cadangan adalah saat Barca kalah atas Osasuna. Ia juga mencetak satu dari lima gol yang diraih musim ini. Kemudian, ia juga mencatatkan lima assist.
“Kami sangat menikmati diri kami sendiri dan itu membuktikannya,” tambahnya ketika ditanya tentang penampilan impresif Barca di bawah Flick. “Kami senang dengan gaya permainannya. Flick memberi kami kepercayaan diri dan kebebasan dan kami senang bisa terus meraih tiga poin," ujarnya.
Baca juga:
Yamal bukan satu-satunya pemain yang bersinar di bawah Flick, dengan rekan penyerangnya, Raphinha dan Lewandowski, yang juga dalam performa bagus.
Raphinha telah mencetak enam gol dan membuat lima assist, sementara Lewandowski telah mencetak 12 gol dalam 11 penampilan. (sof)