Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Olahraga

Manuver Kemenangan Pembalap Indonesia Kiandra di Lap Terakhir MotoGP Rokie GP Spanyol

Wisnu Cipto - Senin, 27 April 2026

MerahPutih.com - Pembalap muda Indonesia, Kiandra Ramadhipa, mencuri perhatian dunia balap setelah menorehkan kemenangan perdana di ajang GP Spanyol Red Bull MotoGP Rookies Cup 2026, Sirkuit Jerez, Cadiz, Spanyol, Minggu kemarin.

Start dari posisi ke-17, Kiandra tampil luar biasa sepanjang balapan dengan strategi berani di lap terakhir untuk mengunci gelar juara.

“Di lap terakhir, saya melihat ruang di sektor terakhir. Sebelum tikungan terakhir, pembalap di depan saya bermanuver ke kiri, saya kemudian berpikir untuk mengambil ruang kosong di kanan,” ungkap Kiandra dalam laman resmi Red Bull Rookies Cup, Senin (27/4).

Baca juga:

Indonesia Raya Berkumandang Usai Kiandra Ramadhipa Menangi IATC Qatar 2024

Highlights dan Hasil Sprint Race MotoGP Spanyol 2026: Sempat Crash, Marc Marquez Tetap Amankan Posisi Terdepan

Manuver Berani di Tikungan Terakhir

Keputusan Kiandra untuk mengambil jalur kanan terbukti krusial. Ia menjaga momentum tanpa melakukan pengereman berlebihan, sehingga mampu mempertahankan kecepatan hingga garis finis.

“Saya berusaha sebaik mungkin untuk melakukan manuver sempurna… putaran sempurna dan akselerasi yang baik untuk bisa finis,” tutur pembalap asal Yogyakarta itu, dilansir Antara.

Dengan catatan waktu 25 menit 48,363 detik, Kiandra mengalahkan Ethan Sparks (Inggris) dan Alejandra Fernandez (Spanyol) yang harus puas di posisi kedua dan ketiga.

Baca juga:

Link Streaming Main Race MotoGP Spanyol, 26 April 2026

Konsistensi Sejak Balapan Pertama

Sehari sebelumnya, Sabtu (25/4), Kiandra finis di posisi kesembilan dengan waktu 29 menit 0,997 detik. Hasil tersebut menjadi modal penting untuk tampil lebih agresif di balapan kedua.

Kemenangan ini bukan hanya pencapaian pribadi, tetapi juga menandai tonggak sejarah bagi Indonesia di ajang balap internasional.

Kiandra yang baru berusia 16 tahun menunjukkan pembalap muda Tanah Air mampu bersaing di level dunia, sekaligus membuka jalan bagi generasi baru pembalap Indonesia lainnya untuk menembus panggung global. (*)

Baca Artikel Asli