Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Hiburan & Gaya Hidup

Manajer Hotel Tipu Penggemar BTS, Bujuk Batalkan Pemesanan lalu Jual kembali Kamar dengan Harga 7 Kali Lipat

Dwi Astarini - 1 jam, 56 menit lalu

MERAHPUTIH.COM — SEORANG manajer hotel di Busan telah diserahkan ke pihak kejaksaan atas tuduhan penipuan setelah diduga mengelabui seorang tamu agar membatalkan pemesanan kamar untuk akhir pekan konser BTS. Namun, sang manajer malah menjual kembali kamar-kamar tersebut hingga tujuh kali lipat dari harga normal.

Unit Investigasi Kejahatan Ekonomi dan Antikorupsi Kepolisian Daerah Busan menyatakan pada Rabu (3/11) bahwa pihaknya telah menyerahkan manajer berusia 50-an tahun tersebut ke kejaksaan tanpa penahanan.

Menurut kepolisian, manajer tersebut diduga menghubungi seorang tamu pada pertengahan Mei yang telah memesan kamar hotel dengan harga normal pada pertengahan Januari untuk menghadiri konser BTS yang dijadwalkan pada 12 dan 13 Juni di Busan. Manajer yang bertanggung jawab menangani pemesanan dan pembatalan tersebut diduga berbohong kepada tamu dengan mengatakan hotel mengalami kelebihan pemesanan (overbooked).

"Kami memiliki puluhan pemesanan yang overbooked saat ini, jadi tidak ada yang bisa kami lakukan. Silakan batalkan pemesanan Anda melalui situs web pemesanan," ujar manajer tersebut kepada sang tamu.

Baca juga:

Kabar Baik untuk ARMY! Konser BTS Jakarta 29 Desember Disiapkan Tayang di Bioskop


Namun, investigasi kepolisian, termasuk operasi penggeledahan dan penyitaan serta wawancara dengan pihak-pihak yang terlibat, menemukan kamar sebenarnya masih tersedia untuk dijual pada saat itu. Meskipun hotel sempat mengalami kelebihan pemesanan pada pertengahan Januari, tak lama setelah BTS mengumumkan konsernya di Busan, masalah tersebut sebenarnya telah terselesaikan sekitar satu bulan kemudian.

Tanpa menyadari hal ini, tamu tersebut mempercayai penjelasan manajer, membatalkan pemesanannya dan harus mencari akomodasi alternatif.

Kepolisian menemukan pihak hotel menjual kamar-kamar seharga 500.000 won (sekitar Rp 5,5 juta) hingga 600.000 won per malam. Harga itu sekitar enam hingga tujuh kali lipat dari harga normal. Harga itu berlaku di sekitar waktu pembatalan tersebut. Beberapa kamar yang biasanya dibanderol 90.000 won per malam dilaporkan dijual kembali hingga mencapai 650.000 won.

Kasus ini mencuat di tengah kekhawatiran yang kembali meningkat atas melonjaknya harga akomodasi secara berlebihan menjelang Festival Kembang Api Busan yang dijadwalkan pada Sabtu.

"Dengan kemunculan kontroversi lain mengenai tarif hotel yang memeras menjelang Festival Kembang Api Busan pada 7 November, kami berencana untuk terus memantau tempat-tempat penginapan yang berulang kali menerima keluhan terkait dengan permainan harga," ujar seorang pejabat kepolisian.(dwi)

Baca juga:

BTS Tak Ajukan 'ARIRANG' ke Grammy 2027, Kategori Asian Pop Tetap Dipertahankan

Baca Artikel Asli