Bukangi, Hiu Selebritas Busan, Dilepas ke Laut tapi Enggan Pergi

Dwi AstariniDwi Astarini - Kamis, 22 Oktober 2026
Bukangi, Hiu Selebritas Busan, Dilepas ke Laut tapi Enggan Pergi

Hiu Bukangi yang jadi daya tarik di Busan.(foto: Instagram @felavu.seoul)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM — KOREA punya selebritas baru, dan ia enggan pergi. Seekor ikan hiu dusky telah sebulan menempati sebuah kanal di kota pelabuhan Busan. Kemunculan sang hiu ini menjadi daya tarik tersendiri bagi warga lokal yang kemudian memberinya julukan Bukangi.

Sejak Bukangi masuk ke kanal di Busan, tim penyelamat telah berkali-kali mencoba menggiringnya ke laut lepas, membebaskannya ke habitat alami. Selama berminggu-minggu, tim penyelamat berusaha sia-sia untuk membawanya kembali ke laut lepas menggunakan jaring-jaring besar. Usaha terbaru dilakukan pada Rabu (21/10). Namun, Bukangi malah kembali lagi ke kanal tersebut setelah sempat keluar ke laut lepas.

Pada Kamis, pihak berwenang menyatakan mereka telah memperkuat rintangan untuk mencegah Bukangi kembali. Namun, hiu tersebut belum juga berenang jauh ke laut lepas dan berulang kali berputar kembali menuju mulut saluran air tersebut.




Upaya Penyelamatan Disiarkan Langsung




Penyelamatannya memicu beragam reaksi di Busan. Sebagian orang berpendapat hiu tersebut sebaiknya tetap tinggal, sedangkan yang lain merasa lebih baik jika ia pergi. Dalam operasi yang disiarkan secara langsung pada Rabu, para petugas penyelamat membutuhkan waktu lebih dari delapan jam untuk dengan hati-hati menggiring hiu sepanjang tiga meter tersebut menggunakan jaring menuju perairan terbuka di pelabuhan.

Ratusan penggemar yang mengaguminya berkumpul di taman yang menghadap ke kanal, bersorak dan melambaikan tangan sebagai ucapan selamat tinggal kepada Bukangi.

Namun, pada Kamis pagi, Bukangi dilaporkan berenang kembali ke dalam kanal setelah menembus pembatas yang dipasang pihak berwenang. Untuk beberapa saat, Bukangi sempat terjebak di ruang sempit di antara dua lapisan jaring di kanal tersebut.

Tim penyelamat membebaskannya dengan melepas lapisan jaring luar. Sejak saat itu, tim telah memperkuat lapisan jaring yang tersisa untuk mencegahnya masuk kembali. Menurut pihak berwenang, meski telah berenang lebih jauh ke luar, Bukangi terus berputar kembali.

Seorang pejabat pemerintah mengatakan tim penyelamat telah menyelesaikan operasi mereka untuk membebaskan hiu tersebut. Bukangi diduga masuk ke kanal karena suhu air yang hangat secara tidak biasa serta melimpahnya ikan. Dengan kondisi laut yang semakin hangat setiap tahunnya, para ahli menyatakan Busan mungkin akan menjadi tuan rumah bagi lebih banyak hiu di masa depan.

Baca juga:

KKP dan WWF Perkuat Perlindungan Habitat Hiu dan Pari di Indonesia



Jadi Daya Tarik Wisata





Fenomena Bukangi menjadi daya tarik baru di Busan. Dalam kurun waktu satu bulan keberadaannya di kanal tersebut, Bukangi telah menarik lebih dari 1,6 juta pengunjung.

Popularitasnya memberikan dorongan positif bagi pariwisata Busan. Kota tersebut bahkan menjadikannya sebagai maskot tidak resmi.

Sejak kedatangan Bukangi, bisnis di sekitar kanal menjadi lebih ramai. Banyak food truck berdatangan, membuat area tersebut sebagai lokasi wisata. Penggemar Lotte Giants bahkan menggunakan Bukangi sebagai hiu keberuntungan mereka. Fenomena Bukangi bahkan menerbitkan merchandise dan kolaborasi fesyen.


Baca juga:

Tim Peneliti Indonesia Berhasil Petakan Migrasi Hiu Paus, Jalurnya Lewat 13 Negara


Kesejahteraan Bukangi Mengkhawatirkan



Namun, pihak berwenang kini mengkhawatirkan kesejahteraan Bukangi karena ia tampak terluka dan tidak mau makan. Pengguna media sosial telah menyebarkan video Bukangi yang sedang berenang di kanal dengan moncong yang terlihat berdarah. Terdapat pula kekhawatiran bahwa hiu tersebut akan semakin melemah akibat turunnya suhu air.

Sebelum operasi minggu ini, telah ada dua upaya gagal sebelumnya untuk menggiring Bukangi keluar dari kanal menggunakan jaring. Sebagian warga di Busan merasa lebih aman bagi hiu tersebut untuk tetap berada di dalam kanal.

Cho Hannah, yang telah bepergian selama dua jam dari rumahnya di Provinsi Gyeongsang Utara untuk melihat hiu tersebut. Menurutnya, Bukangi ialah hadiah yang langka bagi Busan.

"Hiu ini telah menjadikan kanal ini sebagai rumahnya, dan kita mengusirnya tanpa alasan yang jelas. Saya khawatir hiu ini bisa mati tersangkut jaring, atau mati di laut lepas," katanya, dikutip BBC.

Namun, warga lain seperti Yoon In-taek mengatakan memang sudah seharusnya Bukangi pergi. "Bukangi tampak jauh lebih besar saat pertama kali saya melihatnya pada 18 September, ketika ia baru tiba di sini. Sekarang ia terlihat kurus. Saya mengkhawatirkan kesehatannya jika ia terus bertahan di sini," katanya.

Warga lainnya, Shin Seungmin mengungkapkam kekhawatiran serupa. Menurutnya, hal terbaik ialah Bukangi pergi, tidak kembali lagi, serta hidup dan mencari makan dengan bebas di laut lepas. “Saya akan sangat senang melihatnya menemukan kehidupan yang sehat dan bebas di luar sana," kata Seungmin.

Seungmin menyebut Bukangi telah membawa begitu banyak kebahagiaan bagi komunitas di Busan seraya menambahkan bahwa ia merasa sedih melihatnya pergi.

"Tetapi ia harus pergi dan menjalani kehidupan hiu yang normal,” tutupnya.(dwi)

Baca juga:

Sah! Teluk Saleh NTB Sandang Status Area Konservasi Baru Hiu Paus

#Busan #Ikan Hiu #Korea Selatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Bukangi, Hiu Selebritas Busan, Dilepas ke Laut tapi Enggan Pergi
Sejak Bukangi masuk ke kanal di Busan, tim penyelamat telah berkali-kali mencoba menggiringnya ke laut lepas, membebaskannya ke habitat alami.
Dwi Astarini - Kamis, 22 Oktober 2026
Bukangi, Hiu Selebritas Busan, Dilepas ke Laut tapi Enggan Pergi
Fun
Biksu 'G-DRAGON di Dunia Buddha', Sebarkan Ajaran Buddha lewat Tari
Biksu Deoksan mungkin bukan seorang idol, tapi ia telah dijuluki ‘G-DRAGON di Dunia Buddha’.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Biksu 'G-DRAGON di Dunia Buddha', Sebarkan Ajaran Buddha lewat Tari
ShowBiz
Profil Lim Se-joo, Mantan Kekasih Yoo Seung-ho yang Punya Deretan Karya Keren!
Bikin geger fans drakor! Hubungan Yoo Seung-ho dan Lim Se-joo resmi kandas setelah 6 tahun pacaran. Cek fakta putusnya dan profil lengkap Lim Se-joo di sini.
Angga Yudha Pratama - Kamis, 08 Oktober 2026
Profil Lim Se-joo, Mantan Kekasih Yoo Seung-ho yang Punya Deretan Karya Keren!
Olahraga
Korea Selatan Pertimbangkan Perketat Pembebasan Wajib Militer, Atlet Terancam Kehilangan Keistimewaan
Wacana tersebut mencuat setelah kontroversi perayaan timnas Korsel seusai menjuarai Asian Games 2026.
Yusuf Abdillah - Kamis, 08 Oktober 2026
Korea Selatan Pertimbangkan Perketat Pembebasan Wajib Militer, Atlet Terancam Kehilangan Keistimewaan
Olahraga
Hasil Korea Selatan vs Uzbekistan: Son Heungmin dan Oh Sehun Ngamuk bawa Taeguk Warriors Menang Telak 2 Gol Tanpa Balas
Cari tahu hasil Korea Selatan vs Uzbekistan terbaru di sini! Son Heungmin dan Oh Sehun sukses bawa kemenangan Timnas Korea 2-0 tanpa balas. Baca selengkapnya!
Angga Yudha Pratama - Selasa, 06 Oktober 2026
Hasil Korea Selatan vs Uzbekistan: Son Heungmin dan Oh Sehun Ngamuk bawa Taeguk Warriors Menang Telak 2 Gol Tanpa Balas
Olahraga
Nama Pelatih Persija Shin Tae-yong Terancam Dicopot dari Fasilitas Publik di Yeongdeok, Ada Apa?
Nama Shin Tae-yong di Taman Sepak Bola Shin Tae-yong, Yeongdeok, Korea Selatan, terancam diubah setelah muncul permintaan peninjauan menyusul sanksi KFA.
Frengky Aruan - Kamis, 24 September 2026
Nama Pelatih Persija Shin Tae-yong Terancam Dicopot dari Fasilitas Publik di Yeongdeok, Ada Apa?
ShowBiz
Calo Tiket BTS Mendadak Tajir Hasilkan Rp 30 Miliar, Beli Apartemen dan Dua Properti Komersial
Sang calo membeli 8.967 tiket pertunjukan dan acara olahraga populer pada September 2018 hingga April tahun ini.
Dwi Astarini - Jumat, 18 September 2026
Calo Tiket BTS Mendadak Tajir Hasilkan Rp 30 Miliar, Beli Apartemen dan Dua Properti Komersial
Dunia
Remaja China Ditangkap di Jeju, Sadap Komunikasi Menara Kontrol Bandara
Remaja itu membawa perangkat radio yang diduga digunakan untuk mendengarkan komunikasi penerbangan.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
  Remaja China Ditangkap di Jeju, Sadap Komunikasi Menara Kontrol Bandara
Kuliner
Hoki Banget nih, Pencari Obat Temukan Ginseng Liar Senilai Rp 1,3 Miliar di Gunung Jiri
Akar-akar tersebut diidentifikasi sebagai ‘cheonjong’, ginseng liar yang tumbuh secara alami selama setidaknya 50 tahun dengan sedikit campur tangan manusia.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
Hoki Banget nih, Pencari Obat Temukan Ginseng Liar Senilai Rp 1,3 Miliar di Gunung Jiri
Lifestyle
JIPREMIUM 2026 Hadirkan K-Halal Pavilion kembali, Bawa Makeup Korea Besertifikat Halal
Halal Pavilion kembali hadir dalam JIPREMIUM 2026 dengan menghadirkan produk-produk asal Korea Selatan, termasuk makeup yang telah tesertifikasi halal.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
JIPREMIUM 2026 Hadirkan K-Halal Pavilion kembali, Bawa Makeup Korea Besertifikat Halal
Bagikan