Boikot Grammy oleh BTS Meluas, Recording Academy tak Punya Banyak Pilihan untuk Kategori Asian Pop

Dwi AstariniDwi Astarini - 1 jam, 48 menit lalu
 Boikot Grammy oleh BTS Meluas, Recording Academy tak Punya Banyak Pilihan untuk Kategori Asian Pop

BTS memilih melewatkan Grammy 2027. (Foto: dok/bts)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM — BOIKOT BTS terhadap ajang Grammy meluas. Keputusan BTS memboikot Grammy ini sebagai respons atas kategori musik pop Asia yang baru diperkenalkan Recording Academy tahun depan. Kini, aksi boikot itu berkembang menjadi sikap bersama di seluruh industri. Para artis dari empat perusahaan hiburan terbesar di Korea dilaporkan memilih untuk tidak mengajukan karya musik mereka demi mendapatkan nominasi.

Menurut situs analisis Grammy, The Grammy Guru, pada Kamis lalu, tidak ada artis yang diwakili HYBE, YG Entertainment, JYP Entertainment, atau SM Entertainment yang mengajukan lagu untuk kategori Best Asian Pop Music Performance pada ajang Grammy Awards ke-69 yang dijadwalkan berlangsung pada 2027.

Recording Academy baru-baru ini memperkenalkan kategori tersebut untuk mencakup genre pop Asia termasuk K-pop, J-pop, dan C-pop. Namun, langkah itu memicu perdebatan mengenai apakah mengelompokkan artis-artis Asia ke kategori berbasis wilayah justru dapat memisahkan mereka dari kompetisi Grammy yang lebih luas, bukannya memperluas pengakuan terhadap mereka.

Baca juga:

Ikuti Langkah BTS, Stray Kids Boikot Grammy




Diawali Boikot oleh BTS


BTS sebelumnya menyatakan tidak akan mengajukan karya musik mereka untuk dipertimbangkan di Grammy. Itu menjadi sebuah langkah yang dinilai sebagai aksi protes terhadap kategori pop Asia baru yang dihadirkan ajang penghargaan tersebut.

"Kami berharap musik dapat didengar dan dicintai karena musik itu sendiri, bukan dipisahkan berdasarkan wilayah atau bahasa," ungkap grup tersebut saat menjelaskan keputusan mereka.

Agensi BTS, BigHit Music, merupakan label di bawah naungan HYBE, dan artis-artis dari label HYBE lainnya, termasuk Belift Lab, ADOR, dan Source Music, juga tidak mengajukan lagu untuk kategori tersebut.

Artis-artis yang diwakili YG Entertainment, JYP Entertainment, dan SM Entertainment serupa menolak berpartisipasi dalam kategori ini. Hal itu membuat beberapa grup K-pop paling terkemuka secara global, seperti BLACKPINK, TWICE, Stray Kids, dan Hearts2Hearts, absen dari daftar pengajuan nominasi.


Recording Academy Kekurangan Pilihan



Absennya para artis secara kolektif ini sangat mencolok mengingat riwayat hubungan yang rumit antara Grammy dan K-pop. Meskipun genre ini memiliki jangkauan komersial dan pengaruh budaya yang sangat besar secara global, ajang penghargaan tersebut berulang kali menghadapi kritik dari penggemar K-pop serta para pengamat atas apa yang mereka nilai sebagai terbatasnya pengakuan terhadap para artis Korea di kategori-kategori utama.

BTS, salah satu artis Korea paling sukses secara komersial di dunia, telah menerima beberapa kali nominasi Grammy tetapi belum pernah memenangi penghargaan.

Pengenalan kategori khusus pop Asia kini menghidupkan kembali perdebatan tersebut. Meskipun kategori terpisah dapat memberikan visibilitas yang lebih besar bagi pop Asia di Grammy, para kritikus mempertanyakan apakah mendefinisikan musik berdasarkan geografi dan bahasa justru dapat menciptakan jalur terpisah bagi artis-artis yang sebenarnya sudah bersaing di arus utama (mainstream) global.

Kini, pihak Recording Academy menghadapi kenyataan makin sedikit artis yang pantas untuk masuk kategori baru nan kontroversial tersebut. Meski demikian, pihak penyelenggara tidak mengurungkan pelaksanaan kategori itu.

Ajang Grammy Awards ke-69 akan berlangsung di Crypto.com Arena, Los Angeles, pada 7 Februari 2027.(dwi)

Baca juga:

BTS Boikot Grammy, Muak atau sudah tak Perlu Pengakuan?

#BTS #Grammy Awards #K-Pop
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Boikot Grammy oleh BTS Meluas, Recording Academy tak Punya Banyak Pilihan untuk Kategori Asian Pop
Tidak ada artis HYBE, YG Entertainment, JYP Entertainment, atau SM Entertainment yang mengajukan lagu untuk kategori Best Asian Pop Music Performance.
Dwi Astarini - 1 jam, 48 menit lalu
 Boikot Grammy oleh BTS Meluas, Recording Academy tak Punya Banyak Pilihan untuk Kategori Asian Pop
ShowBiz
Makna Lagu 'Our' Hwang Min-yun, Ungkap Arti Cinta yang tak Tergoyahkan
'Our' menjadi ruang bagi Min-hyun untuk merefleksikan perjalanan dirinya sekaligus mengungkapkan rasa terima kasih kepada orang-orang terdekat
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Makna Lagu 'Our' Hwang Min-yun, Ungkap Arti Cinta yang tak Tergoyahkan
ShowBiz
Lisa BLACKPINK Umumkan Tracklist Mini Album Terbaru PRESS PLAY
'PRESS PLAY' dijadwalkan meluncur pada Jumat, 23 Oktober 2026.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Lisa BLACKPINK Umumkan Tracklist Mini Album Terbaru PRESS PLAY
ShowBiz
Hearts2Hearts Hadirkan Manisnya Jatuh Cinta dalam 'Candy Box Lover'
Liriknya menceritakan gejolak perasaan seseorang ketika berhadapan dengan sosok yang disukai.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Hearts2Hearts Hadirkan Manisnya Jatuh Cinta dalam 'Candy Box Lover'
ShowBiz
Fakta Unik A2O Lite, Girl Group Baru Garapan Mantan Bos SM Entertainment
Girl group A2O Lite langsung mencuri perhatian publik Korea Selatan.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
Fakta Unik A2O Lite, Girl Group Baru Garapan Mantan Bos SM Entertainment
ShowBiz
A2O Lite Sukses Besar di Tangga Lagu Streaming Korea, Girl Group Besutan Lee Soo-man Langsung Curi Perhatian
Single digital debut grup tersebut, Neon, telah memuncaki tangga lagu Top 100 Melon pada Rabu (14/10) pukul 23.00, atau 29 jam setelah dirilis.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
A2O Lite Sukses Besar di Tangga Lagu Streaming Korea, Girl Group Besutan Lee Soo-man Langsung Curi Perhatian
ShowBiz
Hoshi SEVENTEEN Rilis 'Boyfriend' saat Wajib Militer, Ini Kisah Romantis di Balik Lagunya
Hoshi SEVENTEEN merilis lagu solo 'Boyfriend' saat menjalani wajib militer. Lagu ini mengangkat kisah tentang perasaan jatuh cinta dan kegugupan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Oktober 2026
Hoshi SEVENTEEN Rilis 'Boyfriend' saat Wajib Militer, Ini Kisah Romantis di Balik Lagunya
ShowBiz
NCT WISH Konser di Indonesia 10 April 2027, Catat Lokasi dan Informasi Tiketnya
NCT WISH dijadwalkan konser di ICE BSD pada 10 April 2027. Simak lokasi konser, informasi tiket, dan rangkaian tur INTO THE WISH terbaru.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Oktober 2026
NCT WISH Konser di Indonesia 10 April 2027, Catat Lokasi dan Informasi Tiketnya
ShowBiz
Pendiri SM Lee Soo-man Kembali ke Korea, Debutkan A2O Lite dan A20 Soul
A2O Entertainment memperkenalkan boy group beranggotakan 15 orang A2O Soul serta girl group beranggotakan sembilan orang A2O Lite.
Dwi Astarini - Selasa, 13 Oktober 2026
Pendiri SM Lee Soo-man Kembali ke Korea, Debutkan A2O Lite dan A20 Soul
ShowBiz
BOL4 Gelar Konser [Red Square] di Jakarta, Cek Harga dan Jadwal Penjualan Tiket
BOL4 menggelar konser [Red Square] di Jakarta pada 14 November 2026. Simak harga tiket mulai Rp 850 ribu dan jadwal penjualan 11 Oktober.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Oktober 2026
BOL4 Gelar Konser [Red Square] di Jakarta, Cek Harga dan Jadwal Penjualan Tiket
Bagikan