Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita

Makelar Pertemuan Presiden di Amerika Serikat Resmi

Noer Ardiansjah - Senin, 09 November 2015

MerahPutih Politik - Meskipun pertemuan antara Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama sudah diatur oleh Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) dan KBRI di Washington, Guru Besar Hukum Internasional Universitas Indonesia (UI) Hikmahanto Juwana tak menampik jika terdapat makelar yang menghubungkan pihak luar dengan presiden AS.

Hikmahanto Juwana menjelaskan, makelar yang terdapat di AS bisa gunakan oleh siapa saja. Namun, makelar tersebut harus didaftarkan di Departemen Kehakiman AS.

"Ada (makelar). Bisa dimanfaatkan oleh siapa saja asal transparan tujuannya. Maka, perlu didaftarkan ke Departemen Kehakiman," ucapnya melalui pesan singkat kepada merahputih.com, Senin (9/11).

Bahkan, Hikmahanto Juwana menjelaskan, sistem makelar tersebut juga terdapat di Indonesia. Hanya saja, makelar di Indonesia tidak resmi seperti yang ada di Amerika Serikat.

"Kalau di Indonesia sudah ada tapi belum resmi," tegasnya.

Seperti diketahui, masyarakat Indonesia diramaikan oleh pemberitaan yang menyatakan pertemuan antara Presiden Jokowi dengan Presiden AS Barack Obama menggunakan jasa makelar. Hal tersebut berawal dari artikel Michael Buehler yang berjudul Waiting in the White House Lobby. (rfd)

 

Baca Juga:

  1. Heboh Jokowi Pakai Makelar, Ini Kata Tantowi Yahya
  2. Kedubes AS Keluarkan Bantahan Jokowi ke AS Pakai Jasa Makelar
  3. Menlu Bantah Pertemuan Jokowi dan Obama Pakai Makelar Singapura
  4. #JokowiPakeMakelar Jadi Trending Topic
  5. Terkuak, Temui Obama Jokowi Gunakan Jasa Makelar
Baca Artikel Asli