MERAHPUTIH.COM - PENJUALAN tiket Kereta Cepat Whoosh Jakarta-Bandung untuk periode awal angkutan Lebaran 2026 hingga saat ini menunjukkan tren yang positif. Meskipun belum terjadi lonjakan signifikan, KCIC memprediksi volume penumpang Whoosh pada angkutan Lebaran 2026 akan meningkat hingga 4 persen jika dibandingkan dengan tahun lalu, dari sekitar 290 ribu penumpang pada angkutan Lebaran 2025 menjadi sekitar 301 ribu penumpang pada tahun ini.
General Manager of Corporate Secretary of KCIC Eva Chairunisa menyampaikan peningkatan jumlah penumpang tersebut menunjukkan semakin tingginya minat masyarakat untuk menggunakan Whoosh sebagai pilihan transportasi selama periode libur Lebaran.
“Dengan waktu tempuh yang singkat serta konektivitas yang semakin baik, Whoosh menjadi salah satu pilihan transportasi bagi masyarakat yang ingin melakukan perjalanan antarkota dengan cepat dan nyaman selama periode Lebaran,” ujar Eva di Jakarta, Selasa (17/6).
Peningkatan ini juga terlihat dari potensi lonjakan penumpang harian yang diperkirakan lebih tinggi jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Pada Angkutan Lebaran 2025, puncak penumpang harian tercatat berada di kisaran 23 ribu penumpang per hari, sedangkan pada 2026 jumlah penumpang harian diprediksi dapat mendekati 25 ribu penumpang per hari. Adapun puncak pergerakan penumpang diperkirakan terjadi pada dua periode utama.
Peningkatan volume penumpang diperkirakan mulai terlihat sejak 17 Maret 2026 dan terus meningkat hingga mendekati Lebaran, dengan puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada H-1 Lebaran pada 20 Maret 2026. Sementara itu, lonjakan penumpang juga diperkirakan terjadi kembali pada H+2 Lebaran pada 22 Maret 2026. Jika melihat pola pembelian pada periode Lebaran di tahun-tahun sebelumnya, peningkatan penjualan tiket biasanya mulai terjadi mendekati hari keberangkatan.
Baca juga:
Angkutan Lebaran 2026, Penumpang Whoosh Diprediksi Tembus 25 Ribu Orang per Hari
Hal itu tidak terlepas dari karakteristik perjalanan Whoosh yang relatif singkat, yakni sekitar 30 menit sehingga banyak masyarakat yang memilih untuk tetap melaksanakan salat Idul Fitri di kota asal terlebih dahulu, kemudian melanjutkan perjalanan menggunakan Whoosh untuk berwisata maupun bersilaturahmi setelah merayakan Lebaran di kota asal.
“Pada periode tersebut, jumlah penumpang harian diprediksi dapat mendekati 25 ribu penumpang per hari,” jelas Eva.
Berdasarkan data sementara untuk saat ini, tercatat lebih dari 25 ribu tiket telah terjual untuk keberangkatan pada periode 15 hingga 21 Maret 2026. Dari jumlah tersebut, 18 Maret 2026 menjadi hari dengan pemesanan tertinggi sementara. “Jumlah pemesanan tiket akan terus bertambah seiring semakin dekatnya tanggal keberangkatan,” tutur Eva.
Tiket perjalanan Whoosh untuk periode angkutan Lebaran sudah dapat dipesan melalui seluruh kanal penjualan resmi Whoosh, baik secara offline maupun online, yaitu melalui Aplikasi Whoosh, website ticket.kcic.co.id, serta aplikasi mitra seperti Access by KAI, Livin’ by Mandiri, BRImo, Wondr by BNI, Tiket.com, Traveloka, dan Trip.com.
Eva menambahkan masyarakat yang telah memiliki rencana perjalanan selama masa angkutan Lebaran diimbau untuk melakukan pemesanan tiket lebih awal.
“Kami mengimbau masyarakat untuk melakukan pemesanan tiket lebih awal melalui seluruh kanal penjualan resmi yang tersedia agar dapat memperoleh jadwal perjalanan yang diinginkan serta perjalanan yang lebih nyaman selama periode angkutan Lebaran,” tutup Eva.(knu)
Baca juga:
Jelang Lebaran 2026, Whoosh Siapkan 1.846 CCTV dan Sistem Sensor Gempa