Longsor Bandung Barat: 82 Orang Masih Dicari, Gubernur Jabar Putuskan Relokasi Warga

Sabtu, 24 Januari 2026 - Ananda Dimas Prasetya

MerahPutih.com - Tim gabungan bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat masih melakukan pencarian korban longsor yang tertimbun material tanah di Kampung Babakan, RT 05 RW 11 Pasirkuning, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.

Proses pencarian dilakukan secara maksimal oleh tim gabungan yang terdiri dari BPBD Jawa Barat, BPBD Kabupaten Bandung Barat, TNI, Basarnas, serta para relawan. Upaya evakuasi terus dilakukan meski dihadapkan pada kondisi medan yang berat dan material longsor yang cukup tebal.

Berdasarkan data BPBD Jawa Barat, sebanyak 82 orang masih dinyatakan dalam pencarian akibat peristiwa longsor tersebut. Longsor dipicu hujan deras yang mengguyur wilayah itu dan menyebabkan sekitar 30 rumah warga tertimbun material tanah.

Untuk menghindari jatuhnya korban tambahan, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memutuskan untuk merelokasi warga yang tinggal di kawasan terdampak longsor di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.

Baca juga:

Hampir Semua Rumah 2 Kampung Tertimbun Longsor Cisarua: 8 Jasad Ditemukan 82 Orang Hilang

Menurut Dedi, kondisi lingkungan di sekitar lokasi longsor sangat rawan karena kontur wilayah berupa perbukitan yang sebagian besar dimanfaatkan sebagai kebun sayur. Ia menilai, keberadaan tanaman sayur di lereng perbukitan meningkatkan risiko longsor, terutama saat curah hujan tinggi.

“Daerah di sini sebaiknya dihutankan saja. Warga direlokasi karena potensi longsornya tinggi,” ujar Dedi kepada wartawan, Sabtu (24/1).

Sebagai langkah sementara, Pemprov Jawa Barat akan memberikan bantuan biaya kontrak rumah dan kebutuhan hidup kepada warga terdampak yang selamat. Masyarakat diminta mengontrak rumah selama dua bulan, dengan bantuan sebesar Rp 10 juta per kepala keluarga yang akan digunakan untuk biaya sewa tempat tinggal dan kehidupan sehari-hari.

Pemprov Jabar memastikan proses penanganan bencana, pencarian korban, serta pemulihan warga terdampak akan terus dilakukan secara terpadu dan berkelanjutan. (Asp)

Bagikan

Baca Original Artikel
Bagikan