MerahPutih.com - Adaptasi live action Oki dan Nirmala menjadi salah satu proyek ambisius yang membutuhkan proses panjang sebelum akhirnya memasuki tahap produksi.
Film yang menghidupkan kembali karakter ikonik dari cergam legendaris Majalah Bobo tersebut menghabiskan waktu sekitar empat tahun untuk mengembangkan cerita sekaligus menyempurnakan skenario.
CEO Ideosource Entertainment sekaligus produser film, Andi Boediman, mengatakan proses pengembangan Oki dan Nirmala sebenarnya telah dimulai sejak tujuh tahun lalu. Tim produksi bahkan melakukan evaluasi berulang hingga menghasilkan 22 draf skenario sebelum naskah dinyatakan siap diproduksi.
Skrip kita butuh empat tahun dan yang siap syuting sudah draf ke-22,
kata Andi.
Baca juga:
12 Film dan Serial Klasik yang Tayang di Netflix Awal September 2026
Menurut Andi, ide mengadaptasi Oki dan Nirmala ke layar lebar bermula ketika pihaknya mendatangi Kompas Gramedia sekitar tujuh tahun lalu untuk meminta izin mewujudkan karakter tersebut dalam format film.
Sepanjang proses pengembangan, bagian yang paling banyak menghabiskan waktu adalah penyusunan cerita dan skenario. Tim produksi melakukan berbagai evaluasi hingga draf naskah akhirnya mencapai 22 versi.
Dunia Visual Oki dan Nirmala Dipersiapkan secara Matang
Tak hanya dari sisi cerita, tim produksi juga mempersiapkan dunia visual Oki dan Nirmala secara serius. Mereka menggandeng seniman visual untuk merancang desain karakter, kostum, hingga negeri dongeng yang menjadi latar cerita.
Konsep tersebut kemudian dituangkan melalui storyboard agar seluruh elemen visual memiliki gambaran yang jelas sebelum proses syuting dimulai.
Kita berkolaborasi dengan artis visual, mendesain karakter, kostum, negeri dongeng yang semuanya kita ingin menjadi karakter kita sendiri dari Nusantara,
ujar Andi.
Dalam proses pemilihan pemain, Andi mengungkapkan Tissa Biani menjadi salah satu nama yang dinilai cocok untuk memerankan karakter Nirmala. Bahkan, ketika Tissa mencoba kostum yang telah disiapkan tim, penampilannya dinilai sangat sesuai dengan karakter tersebut.
"Beruntung kita bertemu dengan Tissa Biani. Ketika kita punya ide ini, kita ajak dan kita fit dengan baju yang sudah dibuat untuk Nirmala. Ternyata pas banget," ujarnya.
Baca juga:
Film Animasi Klasik 'The Magic School Bus' Diadaptasi Live Action, Dibintangi Elizabeth Banks
Sementara itu, karakter Oki akan diperankan oleh Sauki. Film ini juga mempercayakan kursi sutradara kepada Hanung Bramantyo.
Andi menilai Hanung memiliki visi yang kuat untuk membawa karakter Oki dan Nirmala ke layar lebar sekaligus menghadirkan pengalaman menonton yang dapat dinikmati seluruh anggota keluarga.
"Saya percaya di tangan Mas Hanung film ini punya emosi karakter seperti film Mas Hanung lainnya. Dan dia juga ingin membuat film yang bisa mengajak keluarga nonton bersama," tutur Andi.
Film Oki dan Nirmala diproduksi oleh Paragon Pictures dan Ideosource Entertainment. Proyek tersebut menjadi upaya untuk membawa kembali karakter yang telah menemani generasi anak Indonesia selama lebih dari 50 tahun melalui Majalah Bobo ke medium layar lebar. (Tka)