Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Liburan May Day, Jangan ke Kebun Raya Bogor

Eddy Flo - Senin, 30 April 2018

MerahPutih.Com - Jika ada rencana libur keluarga pada saat Hari Buruh Selasa (1/5) nanti, sebaiknya jangan dulu ke Kebun Raya Bogor. Pasalnya pengelola Kebun Raya Bogor berencana melakukan penutupan bagi umum pada liburan May Day nanti.

Informasi penutupan Kebun Raya Bogor pada 1 Mei 2018 ini diumumkan secara resmi oleh manajemen PKT Kebun Raya Bogor-LIPI melalui akun media sosialnya.

Kepala Subbagian Kerja Sama dan Informasi PKT Kebun Raya Bogor-LIPI Rosniati Apriani Risna, Ahad membenarkan informasi penutupan tersebut.

"Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini, bagi pengguna yang telah melakukan pemesanan untuk acara di hari tersebut, dapat menghubungi visitor center kami," kata Risna.

Warga antri di Pintu Masuk Kebun Raya Bogor
Warga antri di Pintu Masuk Kebun Raya Bogor (MP/Noer Ardiansjah)

Risna mengatakan pihaknya diminta menutup kebun raya dari aktivitas publik pada tanggal 1 Mei sehubungan karena adanya kegiatan kunjungan tamu negara.

Menurut Risna, pihaknya merasa perlu untuk mengumumkan adanya penutupan tersebut karena pada tanggal tersebut ada sejumlah pengunjung yang sudah melakukan pemesanan.

Selain itu karena tanggal 1 Mei bertepatan dengan hari libur Mayday, biasanya pengunjung banyak yang datang tanpa memesan tiket terlebih dahulum.

"Kami mengantisipasi pengunjung yang datang tanpa proses booking," katanya.

Untuk pengunjung yang sudah melakukan pemesanan pada tanggal tersebut, lanjut Risna, dapat menghubungi visitor center di nomor 0251-8311362 pada pukul 08.00 sampai 15.00 WIB.

Suasana Kebun Raya Bogor
Situasi Kebun Raya Bogor. (ANTARA FOTO/Arif Firmansyah)

Tercatat sudah ada sekitar tujuh acara yang memboking untuk kegiatan tanggal 1 Mei, kebanyakan dari gereja, umum dan perusahaan.

Sedangkan pengunjung yang datang langsung jumlahnya juga cukup banyak apalagi di tanggal merah, bisa mencapai 5.000 pengunjung.

Risna menambahkan, setelah hari tersebut (1 Mei) Kebun Raya Bogor tetap dibuka seperti biasa mulai dari pukul 08.00 sampai 16.00 WIB.

Sebagaimana dilansir Antara, Pusat Konservasi Tumbuhan (PKT) Kebun Raya Bogor-LIPI memberikan kompensasi kepada pengunjung yang telah melakukan pemesanan tiket pada tanggal 1 Mei 2018 sehubungan adanya penutupan sementara.

Sebuah keluarga di Kebun Raya Bogor
Keluarga yang sedang berkunjung ke Kebun Raya Bogor, Bogor, Jawa Barat. (Foto: MP/Noer Ardiansjah)

"Ada kopensasi 100 persen uang kembali untuk pembatalan pesanan, dan potongan 50 persen harga tiket untuk yang mengundurkan jadwal kunjungan atau mengubah jadwal," kata Staf Humas PKT Kebun Raya Bogor-LIPI Doni Darussalam, di Bogor, Minggu.

Kebun Raya Bogor akan ditutup sementara pada tanggal 1 Mei 2018 sehubungan dengan adanya kunjungan tamu negara.

Pihak manajemen PKT Kebun Raya Bogor-LIPI meminta maaf atas ketidaknyamanan tersebut kepada masyarakat yang mungkin berencana akan mengisi liburan pada Hari Buruh (May Day) itu.

Menurut Doni, ada tujuh kegiatan direncanakan digelar di Kebun Raya Bogor pada tanggal tersebut. Pihak penyelenggara telah melakukan pemesanan jauh hari sebelumnya.

Persiapan di Istana Bogor
Persiapan pengamanan di Istana Bogor. (Antara Foto/Yulius Satria Wijaya)

"Tujuh kegiatan yang booking itu macam-macam, ada dari kegiatan gereja, umum dan perusahaan," katanya lagi.

Setelah pengumuman adanya penutupan tersebut, lanjut Doni, ketujuh pihak tersebut telah melakukan pembatalan acara, dan memilih pindah lokasi. Pihak Kebun Raya Bogor akan mengembalikan 100 persen uang tiket.

"Untuk proses pengembalian pemesanan bisa mendatangi bagian visitot center hari Senin besok pada jam kerja dari pukul 08.00 WIB sampai dengan 15.00 WIB," kata Doni.

Sementara itu, pada hari Selasa (1/5) Presiden Joko Widodo rencananya akan membuka Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ulama dari cendekiawan muslim dunia di Istana Bogor.

KTT tersebut akan dihadiri sejumlah ulama besar seperti Grand Shaikh Al Azhar Prof Dr Ahmed Muhammed Ahmed Altayyeb, dan Shekh IBN Bayyan dari Mesir.(*)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: LIPI Dukung Surabaya Bangun Kebun Raya Mangrove Pertama di Asia

Baca Artikel Asli