Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Lalu Lintas Jalan Tol Makassar Diprediksi Meningkat 6 Persen, Puncak Arus Mudik Diperkirakan Terjadi 18 Maret

Dwi Astarini - Minggu, 15 Maret 2026

MERAHPUTIH.COM — MOBILITAS kendaraan di Kota Makassar diproyeksikan akan meningkat, termasuk di Jalan Tol Makassar. Jalan yang menjadi akses vital penghubung pusat bisnis, kawasan permukiman, hingga Bandara Internasional Sultan Hasanuddin ini dikelola PT Makassar Metro Network (MMN) dan PT Makassar Airport Network (MAN). Pihak pengelola memprediksi pertumbuhan lalu lintas sekitar 6 persen jika dibandingkan situasi normal harian kendaraan selama periode H-7 hingga H+7 Lebaran 2026.

Kenaikan kepadatan lalu lintas ini disbeut akan terjadi di jalan tol Ruas Seksi 1, 2, dan 3 yang dikelola MMN, maupun Ruas Seksi IV yang dikelola MAN. Namun, jika dibandingkan dengan karakteristik jalan tol antarkota di Jawa, Jalan Tol Makassar menunjukkan pola yang berbeda. Menjelang Lebaran, kendaraan dari luar kota cenderung masuk ke Makassar untuk belanja kebutuhan hari raya dan pengiriman barang (logistik). Sementara itu, saat mendekati Hari Raya Idul Fitri, kepadatan bergeser menjadi arus keluar kota.

Pihak pengelola memperkirakan puncak arus mudik terjadi pada 18 Maret dengan jumlah traffic mencapai 118.906 kendaraan per hari, sedangkan puncak arus balik pada 28 Maret 2026 diprediksi mencapai 117.853 kendaraan per hari untuk gabungan kedua ruas Jalan Tol Makassar yang dikelola MMN dan MAN. Untuk menjaga kelancaran di gerbang tol, pengelola Jalan Tol Makassar menyiapkan penggunaan toll lane portable untuk membuka lajur darurat (temporary lane) saat terjadi kepadatan di gerbang tol.

Dari sisi operasional, petugas tambahan disiagakan khusus selama periode ini untuk memastikan layanan tetap prima selama 24 jam. Seluruh ruas jalan tol sepanjang 24,85 km didukung 41 gardu tol (otomatis dan hybrid), serta armada pelayanan seperti kendaraan derek, ambulans, dan unit patroli. Pemantauan waktu nyata (real-time) melalui CCTV terintegrasi juga terus dilakukan untuk merespons cepat setiap gangguan di lapangan.

Baca juga:

Pemudik dari Jawa ke Sumatra Mulai Padati Pelabuhan Merak di H-8 Lebaran



Direktur Utama PT Makassar Metro Network Ismail Malliungan menegaskan, sesuai dengan arahan Kementerian Pekerjaan Umum, tidak ada kegiatan konstruksi selama periode Lebaran. "Kami menyiagakan tim teknik serta stok material yang cukup untuk mengantisipasi perbaikan darurat jika diperlukan. Seluruh sistem pengawasan berjalan optimal agar aktivitas ekonomi masyarakat tetap lancar di tengah momentum Lebaran,” jelasnya dalam keterangan resmi yang diterima Merahputih.com.

Senada dengan hal tersebut, Direktur Utama PT Makassar Airport Network Anton Sujarwo menekankan pentingnya kenyamanan pengendara selama perjalanan. "Fokus utama kami yakni memberikan pengalaman berkendara yang nyaman bagi seluruh pengguna jalan tol, terutama di momen penting seperti mudik dan silaturahmi ini, melalui pengelolaan mobilitas yang adaptif dan berbasis data," tambahnya.

Perusahaan mengimbau pengguna jalan tol untuk memastikan saldo uang elektronik mencukupi sebelum perjalanan, memanfaatkan Aplikasi NITA untuk kemudahan transaksi, memastikan kondisi kendaraan prima, serta selalu mematuhi batas kecepatan yang berlaku di jalan tol demi keselamatan bersama.(*)

Baca juga:

Mudik Lebaran 2026 Mulai Padat, Penumpang Kereta dari Jakarta Capai 166.821 Orang

Baca Artikel Asli