Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Hiburan & Gaya Hidup

Konsumsi Berlebih Alkohol Tingkatkan Risiko Asam Urat

Dwi Astarini - Jumat, 21 Juni 2024

MERAHPUTIH.COM - MINUM alkohol dalam jumlah terbatas diyakini dapat membantu tubuh lebih rileks. Namun, konsumsi berlebih alkohol justru memicu terjadi komplikasi penyakit mulai dari alergi hingga ancaman asam urat.

Americanaddictioncenters.org menyebut alkohol dapat meningkatkan risiko asam urat. Risiko itu meningkat seiring dengan meningkatnya asupan alkohol yang masuk ke tubuh.

Bir mengandung purin tingkat tinggi. Meminum dua gelas bir setiap hari dapat melipatgandakan risiko terkena asam urat, meskipun konsumsi jenis alkohol apa pun dapat menimbulkan risiko tambahan.

Alkohol meningkatkan produksi asam urat dan mengurangi jumlah yang dikeluarkan dari tubuh melalui urine. Anggur mungkin memiliki risiko yang jauh lebih rendah jika dibandingkan dengan bir dan minuman beralkohol lainnya karena mengandung antioksidan tambahan dan bahan lain yang dapat membantu mengurangi dampak alkohol pada kadar asam urat.

Baca juga:

Mengenal Pemicu Asam Urat

Tak hanya itu, seperti dilansir Mayoclinic, intensitas konsumsi alkohol berlebih juga berprevalensi menimbulkan peningkatan kasus kambuh asam urat. Oleh karena itu, amat dianjurkan untuk menghindari alkohol selama serangan asam urat. Batasi alkohol, terutama bir, di antara serangan asam urat.

Kondisi asam urat, secara umum, ditandai gejala seperti muncul kondisi nyeri hebat. Rasa nyeri ini kambuh secara tiba-tiba dan sering kali terjadi pada malam hari. Pada bagian sendi yang terkena, akan muncul kemerahan, pembengkakan, dan sedikit hangat.

Orang yang mengalami kondisi asam urat sulit melakukan banyak aktivitas karena kondisi ngilu dan nyeri pada sendi sehingga geraknya terbatas.

Ada beberapa pengobatan yang bisa dilakukan ketika asam urat kambuh. Seperi disebut Healthline, kamu bisa meredakan rasa sakit dan meredakan peradangan atau mencegah serangan asam urat di masa depan dengan menurunkan kadar asam urat. Jenis obat yang disarankan yakni obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID), seperti aspirin, ibuprofen, dan naproxen, kolkisin, dan kortikosteroid.

Sementara itu, obat-obatan yang mencegah serangan asam urat bisa berupa penghambat xanthine oksidase, seperti allopurinol dan febuxostat serta probenesid.(ayu)

Baca juga:

5 Makanan yang Harus Dihindari Penderita Asam Urat

Baca Artikel Asli