Kesehatan

Konsumsi Berlebih Alkohol Tingkatkan Risiko Asam Urat

Dwi AstariniDwi Astarini - Jumat, 21 Juni 2024
Konsumsi Berlebih Alkohol Tingkatkan Risiko Asam Urat

Konsumsi berlebih alkohol tingkatkan risiko asam urat.(foto: istockphoto)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - MINUM alkohol dalam jumlah terbatas diyakini dapat membantu tubuh lebih rileks. Namun, konsumsi berlebih alkohol justru memicu terjadi komplikasi penyakit mulai dari alergi hingga ancaman asam urat.

Americanaddictioncenters.org menyebut alkohol dapat meningkatkan risiko asam urat. Risiko itu meningkat seiring dengan meningkatnya asupan alkohol yang masuk ke tubuh.

Bir mengandung purin tingkat tinggi. Meminum dua gelas bir setiap hari dapat melipatgandakan risiko terkena asam urat, meskipun konsumsi jenis alkohol apa pun dapat menimbulkan risiko tambahan.

Alkohol meningkatkan produksi asam urat dan mengurangi jumlah yang dikeluarkan dari tubuh melalui urine. Anggur mungkin memiliki risiko yang jauh lebih rendah jika dibandingkan dengan bir dan minuman beralkohol lainnya karena mengandung antioksidan tambahan dan bahan lain yang dapat membantu mengurangi dampak alkohol pada kadar asam urat.

Baca juga:

Mengenal Pemicu Asam Urat

Tak hanya itu, seperti dilansir Mayoclinic, intensitas konsumsi alkohol berlebih juga berprevalensi menimbulkan peningkatan kasus kambuh asam urat. Oleh karena itu, amat dianjurkan untuk menghindari alkohol selama serangan asam urat. Batasi alkohol, terutama bir, di antara serangan asam urat.

Kondisi asam urat, secara umum, ditandai gejala seperti muncul kondisi nyeri hebat. Rasa nyeri ini kambuh secara tiba-tiba dan sering kali terjadi pada malam hari. Pada bagian sendi yang terkena, akan muncul kemerahan, pembengkakan, dan sedikit hangat.

Orang yang mengalami kondisi asam urat sulit melakukan banyak aktivitas karena kondisi ngilu dan nyeri pada sendi sehingga geraknya terbatas.

Ada beberapa pengobatan yang bisa dilakukan ketika asam urat kambuh. Seperi disebut Healthline, kamu bisa meredakan rasa sakit dan meredakan peradangan atau mencegah serangan asam urat di masa depan dengan menurunkan kadar asam urat. Jenis obat yang disarankan yakni obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID), seperti aspirin, ibuprofen, dan naproxen, kolkisin, dan kortikosteroid.

Sementara itu, obat-obatan yang mencegah serangan asam urat bisa berupa penghambat xanthine oksidase, seperti allopurinol dan febuxostat serta probenesid.(ayu)

Baca juga:

5 Makanan yang Harus Dihindari Penderita Asam Urat

#Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Indonesia
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Pemerintah mengatakan manfaat program CKG berpotensi mencegah satu dari empat kasus stroke dan penyakit kardiovaskular pada 2035.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
ShowBiz
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Tanpa ragu, Jisoo mengambil sekotak susu kedelai.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Bagikan