MerahPutih.com - Kapolri Jenderal Idham Azis memimpin upacara setijab Wakapolri Komjen Ari Dono Sukmanto kepada Komjen Gatot Eddy Pramono.
Upacara diawali dengan pengucapan sumpah yang dibacakan oleh Kapolri dan diikuti oleh pejabat yang dilantik. Sebelumnya berdasarkan surat telegram rahasia bernomor ST/3330/XII/KEP./2019 tertanggal 20 Desember 2019, Kapolda Metro Jaya Gatot Eddy Pramono telah ditunjuk menggantikan Wakapolri Ari Dono Sukmanto yang memasuki masa pensiun.
Baca Juga
Komjen Gatot Eddy Pramono Diminta Lanjutkan Tren Positif Saat Jabat Wakapolri
“Demi Allah saya besumpah bahwa saya akan setia pada NKRI yang berdasarkan Pancasila, dan UUD RI tahun 1945, serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi dharma bakti saya kepada bangsa dan negara,” ucap Kapolri Jenderal Idham Azis.
Posisi Kapolda Metro Jaya dijabat oleh Irjen Nana Sudjana. Sebelumnya, Nana diketahui menjabat sebagai Kepala Polda Nusa Tenggara Barat (NTB). Kapolda Banten Irjen Tomsi Tohir mengisi jabatan yang ditinggalkan Nana sebagai Kapolda NTB.
Baca Juga
Kapolda Banten dijabat oleh Asisten Perencanaan dan Anggaran (Asrena) Kapolri Irjen Agung Sabar Santoso. Kemudian, Karo Renmin Bareskrim Polri Irjen Hendro Sugiatno ditunjuk sebagai Asrena Kapolri.
Nana merupakan lulusan Akpol 1988. Nana juga merupakan teman satu angkatan Idham Azis dan Gatot Eddy selama mengemban pendidikan di Akpol.
Penunjukkan Nana sempat dikritik karena pernah menjabat sebagai Kapolresta Surakarta dimana saat ini Presiden Joko Widodo menjadi walikotanya. Nana berpengalaman di bidang intelijen.
Rencananya acara pisah sambut antara Nana dengan Gatot Eddy bakal berlangsung Rabu (8/1) esok di Polda Metro Jaya. (Knu)
Baca Juga
Dapat Kenaikan Pangkat, Komjen Gatot Eddy Diharapkan Tingkatkan Kinerja Polri