MerahPutih.com - DPR menilai kinerja Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak hanya sigap menangkap koruptor, namun juga aktif mencegah tindak pidana korupsi. KPK juga tidak kendur dalam mengejar aset koruptor hingga bisa dikembalikan kepada negara.
Wakil Ketua Komisi III DPR, Ahmad Sahroni menilai kinerja KPK selama dipimpin Firli Bahuri telah bekerja baik. Karena sudah fokus pada penangkapan berbagai elemen pemberantasan korupsi.
Baca Juga:
Novel Dilantik di Mabes Polri, Jokowi Buka Puncak Hari Antikorupsi Sedunia di KPK
"Komisi III DPR sendiri sebagai mitra melihat dalam melakukan kerjanya, KPK di bawah kepemimpinan Pak Firli sudah sangat komprehensif. Jadi memang beliau ini memberantas korupsi tanpa gaduh," ujar Sahroni dalam keterangannya di Jakarta, Senin (20/12).
Sahroni menegaskan bahwa hal tersebut sangat penting karena dalam pemberantasan korupsi oleh KPK, bukan hanya urusan menangkap atau operasi tangkap tangan (OTT) yang nilai beritanya tinggi. Namun yang terpenting adalah pencegahan korupsi.
"Tapi mau gaduh atau senyap, kan yang penting uang negara selamat," kata Sahroni.
Selain itu, menurut dia, terkait pemulihan aset atau "asset recovery", bagaimana penegak hukum bisa mengembalikan uang negara secara maksimal.
Baca Juga:
Jokowi Bandingkan Pemberantasan Korupsi Antara KPK, Polisi dan Kejaksaan
Sahroni menilai apabila pencegahan dan "asset recovery" bisa difokuskan, maka kerja pemberantasan korupsi akan minim kegaduhan sehingga stabilitas sosial politik akan lebih kondusif.
Sebelumnya, Ketua KPK Firli Bahuri dalam memperingati Hari Bela Negara 2021 mengatakan KPK terus berbenah diri dengan membuat banyak terobosan baru untuk menyempurnakan setiap metode penanganan korupsi.
Hal itu, menurut dia, agar jauh dari kehebohan apalagi dapat menimbulkan kegaduhan dengan cara-cara lebih fundamental, upaya lebih mendasar, dan lebih komprehensif yang bisa dirasakan manfaatnya langsung oleh rakyat, bangsa, dan negara.
"Pendekatan 'asset recovery', penerimaan negara bukan pajak serta memitigasi perilaku korupsi adalah hal utama lainnya yang kami lakukan untuk menangani korupsi di negeri ini," ujar Firli.
Baca Juga
Ketua KPK Firli Bahuri Ultah, MAKI: Semoga Makin Hebat Memberantas Korupsi
Selain itu, katanya, sinergi antar lembaga penegak hukum, seperti Kejaksaan Agung terus dijalani terutama dalam menerapkan pendakwaan pencucian uang lewat undang-undang Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dan membuka luas kerja sama dengan negara lain dalam pengejaran aset koruptor. (Pon)