MerahPutih.com - Klub promosi BRI Super League Adhyaksa FC masuk dalam daftar hitam terbaru klub di bawah naungan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) yang terkena sanksi dari FIFA.
Berdasarkan daftar FIFA Registration Bans dikutip dari laman resmi FIFA, Jumat (10/7), klub yang sepenuhnya dimiliki Kejaksaan Republik Indonesia melalui Persatuan Jaksa Indonesia (PERSAJA) itu dijatuhi FIFA Registration Ban sejak 6 Juli 2026.
Baca juga:
Imbasnya, klub yang baru promosi ke kasta tertinggi Liga Indonesia itu kini masuk daftar hitam untuk sementara waktu dilarang mendaftarkan pemain baru. Hukuman dari FIFA itu berlaku untuk durasi tiga periode registrasi pemain.
Adhyaksa FC Belum Merespon
Dalam regulasi FIFA, klub yang menjalani registration ban tidak dapat mendaftarkan pemain baru, baik di tingkat nasional maupun internasional, hingga seluruh kewajiban yang menjadi dasar pemberian sanksi diselesaikan.
Hingga saat ini, manajemen Adhyaksa FC belum memberikan penjelasan resmi merespon sanksi terbaru dari FIFA, ataupun langkah hukum yang akan ditempuh klub.
Baca juga:
Persik Kediri Umumkan Perekrutan Evan Dimas di Tengah Sanksi FIFA
PSM dan Persib Sudah Terlebih Dahulu Kena Sanksi FIFA
Sanksi dari FIFA ini menjadi Adhyaksa FC klub Super League terbaru yang terkena larangan registrasi pemain, menyusul PSM Makassar dan Persib Bandung yang sebelumnya juga pernah masuk dalam daftar serupa.
PSM Makassar menjadi klub Indonesia yang pertama kali mendapatkan sanksi serupa dari FIFA pada 22 Mei lalu. Namun, FIFA memberikan sanksi tambahan untuk PSM Makassar per 7 Juli 2026 dengan larangan 3 periode transfer untuk pendaftaran pemain.
Baca juga:
Pelatih Baru Persib Tidak Pasang Target di Piala Presiden 2026, Fokus Adaptasi Tim
Persib Janji Patuhi Sanksi FIFA
Sedangkan, Persib juga mendapatkan sanksi larangan pendaftaran pemain pada 29 Mei lalu. Namun, kini Persib sudah mendatangkan sejumlah pemain anyar untuk menyambut empat kompetisi 2026/27.
Namun, Persib menegaskan komitmennya untuk memenuhi kewajibannya terkait larangan registrasi pemain baru. Sebagai klub profesional Persib menghormati setiap keputusan yang telah berkekuatan hukum yang telah ditetapkan FIFA.
Setelah kewajiban tersebut dipenuhi dan diverifikasi sesuai prosedur FIFA, status transfer ban akan dicabut dan Persib akan kembali dapat melakukan registrasi pemain sebagaimana mestinya,
Manajemen Persib.