MerahPutih.com - Sekitar 1.200 jamaah calon haji embarkasi Surabaya diberangkatkan ke Arab Saudi, Jumat (28/7). Mereka dibagi menjadi 3 kloter. Kloter pertama berjumlah 445 orang dari Kabupaten Kediri. Kloter kedua juga berjumlah 445 orang dari Kabupaten Kediri, dan Kloter ketiga berjumlah 358 orang masih dari kabupaten yang sama.
Keberangkatan para calon jamaah haji ini dibantu oleh panita haji, unsur polri dan bea cukai serta unsur lainnya. Nah, para calon jamaah haji yang berangkat di kloter pertama ini banyak yang berusia lanjut.
Kepala Kanwil Kementerian Agama Jawa Timur Syamsul Bahri mengatakan, total keseluruhan yang diberangkatkan oleh Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya sebanyak 37.055 orang. Diantaranya 36.640 dari jamaah haji dan petugas 415 orang yang terbagi dalam 83 kloter.
Dari 36.640 jamaah haji yang berangkat, 35.270 calon jamaah diantaranya dari Jawa Timur. Sedangkan dari NTT sebanyak 670 orang, dan dari Bali sebanyak 700 orang. "Jadi yang berangkat ini tidak hanya dari Jawa Timur saja. Tapi ada dari daerah lain." ujar Syamsul Bahri, (27/7).
Dijelaskannya, dari total seluruh yang diberangkatkan, lanjut Syamsul Bahri, masih ada 5.804 paspor yang belum selesai. Namun, kata Syamsul, saat ini masih dalam proses pengurusan, dan dipastikan akan selesai secepatnya.
Sementara 35.209 paspor lainnya sudah terselesaikan dan mendapatkan visa dari Kedutaan Arab Saudi. Untuk kelancaran keberangkatan, Syamsul juga berharap kepada para jamaah untuk tidak membawa barang-barang yang tidak wajar.
"Kami berharap para jamaah calon haji ini, tidak membawa barang yang aneh-aneh seperti tahun sebelumnya. Kita pastikan jika kebutuhan di Arab Saudi, pasti terpenuhi semua." tutupnya. (*)