Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Olahraga Berita

Klarifikasi Legenda Arsenal Usai Nyinyir ke IShowSpeed Saat Pembukaan Piala Dunia 2026

Angga Yudha Pratama - Senin, 15 Juni 2026

Merahputih.com - Studio siaran pembuka Piala Dunia 2026 mendadak berubah menjadi panggung klarifikasi penuh ketegangan emosional.

Legenda Arsenal, Thierry Henry, terpaksa menghentikan analisis taktisnya demi meredam amarah netizen benua Afrika.

Saat itu, sebuah candaan ringan berujung tudingan serius mengenai pelecehan budaya sepak bola terlontar dari mulut Thierry Henry.

Baca juga:

Spanyol Vs Tanjung Verde: Peluang Menang 87 Persen Buat Skuad De La Fuente, Sisanya Keajaiban dari Skuad Blue Shark

Kontroversi bermula saat kreator konten populer, IShowSpeed, memasuki panggung prapertandingan laga Amerika Serikat melawan Paraguay.

IShowSpeed tampil dengan memadukan jersi Amerika Serikat dan celana tim nasional Nigeria. Melihat pemandangan unik tersebut, Henry menyebut aksi mencampur atribut dua tim nasional berbeda berpotensi membawa sial.

"Saya perlu menjelaskan sesuatu karena terkadang orang tidak memahami ketika sebuah candaan memang hanya candaan,"

ujar Henry.

Lagu

Salah Paham Potongan Video Viral

Komentar spontan tersebut langsung menyebar luas melalui berbagai platform media sosial hingga memicu reaksi keras para pendukung Nigeria.

Sebagian kelompok menganggap ucapan pria Prancis sebagai bentuk penghinaan terhadap martabat negara. Padahal, konteks asli pembicaraan murni membahas mitos olahraga seputar pencampuran seragam tim.

Thierry

Henry menegaskan bahwa candaan tersebut berlaku universal bagi seluruh negara, bukan spesifik menyerang Nigeria.

Mantan penyerang tajam era Arsene Wenger ini menyayangkan sikap netizen menarik kesimpulan dari potongan video tanpa melihat tayangan utuh.

"Bisa saja itu celana Prancis, Italia, atau Spanyol dan saya tetap akan mengatakan hal sama," tutur Henry.

Ikatan Emosional Bersama Legenda Super Eagles

Demi meyakinkan publik, pria pemenang trofi Piala Dunia ini menekankan rasa hormat mendalam terhadap budaya sepak bola Nigeria.

Rasa cinta tersebut tumbuh sejak lama, terutama saat berbagi ruang ganti bersama penyerang legendaris Nigeria, Thierry
.

Melalui penjelasan resmi ini, kesalahpahaman pascasiaran perdana kompetisi sepak bola tertinggi jagat raya harapannya segera berakhir.

"Saya bahkan mengatakan bahwa saya mencintai Naija, dan memang begitu. Saya sangat menghormati Nigeria dan masyarakatnya," pungkas Henry.

Baca juga:

Swedia vs Tunisia: Duel Dua Negara yang Buta Kekuatan Lawan Setelah 23 Tahun Berpisah

Poin utama terkait polemik siaran pembuka Piala Dunia yang melibatkan Thierry Henry dan IShowSpeed:

Baca Artikel Asli