Ketua MUI Ma'ruf Amin Tegaskan Pernyataan Prabowo Tak Benar
Sabtu, 31 Maret 2018 -
MerahPutih.com - Pernyataan Ketua Umum Gerindra soal bubarnya Indonesia pada tahun 2030 terus menuai pro dan kontra. Salah satu yang menanggapi pernyataan Prabowo itu adalah Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma'ruf Amin. Kiai yang juga menjadi Rais Am PBNU itu menegaskan isu Indonesia bubar itu tidak benar.
Hal itu, ia sampaikan usai acara Halaqah Kebangsaan dan Kemandirian Ekonomi Umat yang digelar oleh PWNU Bali. Bertempat, di Aula Gedung NU, Denpasar, Bali. Sabtu (31/3).
"Isu itu tidak benar dan tidak boleh terjadi, masa kita di pengaruhi oleh isu-isu seperti itu. Tidak mungkin Indonesia bubar. Maka itu, kita harus perkuat keyakinan untuk mengawal bangsa ini dengan segala kemampuan yang ada," ucap Ma'ruf Amin.
Menurut Ma'ruf Amin, kemerdekaan Indonesia diperjuangkan dengan tetesan darah dan air mata. Selain, itu Indonesia juga dibangun dengan landasan yang kuat yaitu Pancasila dan Piagam Jakarta. "Pancasila, itu adalah titik temu dan sudah menjadi kesepakatan dan final. Kedua, ada kesepakatan Piagam Jakarta. Hal itu, adalah kesepakatan yang kuat," imbuhnya.
Ma'ruf Amin juga berharap dua pilar Pancasila dan Piagam Jakarta yang melahirkan NKRI harus dikawal oleh segenap anak-anak bangsa, khususnya umat muslim di Indonesia. "Karena itu dua pilar itu yang melahirkan NKRI. Kita harus kawal dengan prinsip-prinsip persaudaraan sesama bangsa dan negara. Negara ini kuat, maka tidak mungkin bubar dan tidak boleh bubar," tegasnya. (mkf)