Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Hiburan & Gaya Hidup ShowBiz

Band Hardcore Kenya Hadirkan EP 'Deeper Struggle', Siap Lanjut Tur Eropa 2026

Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 04 Juli 2026

MerahPutih.com - Band hardcore asal Bali, Kenya, kembali menunjukkan eksistensinya dengan merilis EP terbaru bertajuk Deeper Struggle pada Juni 2026.

Melalui karya ini, Kenya tetap mempertahankan ciri khas dalam penulisan lirik dengan mengangkat pengalaman pribadi dan berbagai keresahan yang selama ini menjadi sumber inspirasi utama mereka.

EP Deeper Struggle berisi sejumlah lagu yang merefleksikan pengalaman ketika diremehkan, dipandang sebelah mata, hingga menjadi sasaran caci maki dari lingkungan sekitar.

Seluruh pengalaman tersebut kemudian diterjemahkan menjadi lirik yang dipenuhi kemarahan, keteguhan, serta semangat untuk melawan berbagai penilaian negatif.

"Seperti karya-karya sebelumnya, kami masih banyak menulis tentang keresahan yang kami alami. Ketika diremehkan atau dicaci, kami membalasnya lewat lagu-lagu di EP ini," ungkap Arya, drummer Kenya.

Baca juga:

Rayakan Dua Dekade Berkarya, D’MASIV Hadirkan Tur Konser Spesial 2026

Eksplorasi Musikal dengan Sentuhan Gamelan Bali

Selain menghadirkan tema yang lebih personal, Deeper Struggle juga menandai perkembangan musikal Kenya.

Band ini mengeksplorasi karakter vokal sekaligus menghadirkan riff gitar yang terinspirasi dari warna musik tradisional gamelan Bali. Sentuhan tersebut memberikan nuansa baru tanpa meninggalkan identitas hardcore yang telah melekat pada Kenya.

Perilisan EP ini turut dibarengi sejumlah proyek pendukung. Kenya menggandeng Greedy Dust Records untuk merilis lini merchandise resmi. Selain itu, mereka juga tengah menyiapkan video musik untuk lagu Here and Forever yang akan menampilkan dokumentasi perjalanan selama menjalani tur di Eropa.

Baca juga:

Rayakan Setahun 'BINATANG', Rattlesnake Gelar Mini Tur Indonesia-Malaysia pada Juli 2026

Bekal Menuju Tur Eropa 2026

Inspirasi di balik Deeper Struggle juga lahir dari pengalaman yang mereka alami secara langsung.

Beberapa lagu mengangkat fenomena orang-orang yang bersikap ramah di depan, tetapi justru melontarkan komentar negatif di belakang. EP ini juga menjadi respons atas berbagai pandangan miring yang selama ini diarahkan kepada Kenya.

Kami ingin membuktikan bahwa anggapan buruk itu tidak selalu benar. Pengalaman selama tur justru memperlihatkan banyak sambutan hangat yang kami terima,

Kenya.

Tak lama setelah merilis Deeper Struggle, Kenya langsung melanjutkan langkah ke panggung internasional melalui tur Eropa 2026.

Dalam rangkaian tur tersebut, band asal Bali ini dijadwalkan tampil di sejumlah kota, yakni Oberhausen (Jerman), Ghent (Belgia), Lille, Rennes, dan Strasbourg (Prancis), serta Esch Belval (Luksemburg). (Far)

Baca Artikel Asli