MerahPutih.com - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memastikan PT JAI di Pasuruan dan PT SAI di Mojokerto tidak akan memindahkan fasilitas produksinya dari Indonesia ke Vietnam.
Penegasan tersebut disampaikan menyusul beredarnya kabar bahwa dua perusahaan otomotif asal Jepang itu tetap akan memindahkan sebagian lini produksinya ke Vietnam.
Juru Bicara Kementerian Perindustrian Febri Hendri Antoni Arief, Selasa (30/6), mengatakan pihaknya telah berkomunikasi langsung dengan manajemen kedua perusahaan untuk memastikan informasi tersebut.
"Kami yakin berdasarkan kontak kami dengan pihak dua perusahaan tersebut, bahwa mereka tidak akan melakukan relokasi fasilitas produksi dari Indonesia ke Vietnam saat ini," Juru Bicara Kemenperin RI, Febri Hendri Antoni Arief.
Febri menegaskan, keyakinan pemerintah didasarkan pada komunikasi langsung dengan perusahaan. Sebagai kementerian yang membina sektor industri tersebut, Kemenperin memiliki dasar yang kuat dalam menyampaikan kepastian tersebut.
"Jawaban kami adalah bahwa kami Kementerian Perindustrian yang membina industri tersebut," tuturnya.
Baca juga:
Kemenperin Rilis Aturan Baru, Pengelolaan Lingkungan Kawasan Industri Kini Berbasis Risiko
Rencana Relokasi Berkurang setelah Dialog
Sebelumnya, dua produsen tersebut sempat berencana memindahkan sekitar 50 persen lini produksinya ke Vietnam.
Namun, setelah berlangsung dialog antara manajemen perusahaan dan serikat pekerja, rencana tersebut berhasil ditekan. Dari semula sekitar separuh lini produksi, yang akhirnya dipindahkan hanya sekitar tiga hingga lima lini produksi.
Baca juga:
Antrean SNI Hambat Pasokan Industri, DPR Desak Kemenperin Evaluasi
Kemenperin juga menjelaskan, apabila terjadi pengurangan jumlah karyawan, langkah tersebut dilakukan secara alamiah melalui tidak diperpanjangnya sebagian kontrak kerja yang telah berakhir, bukan melalui pemutusan hubungan kerja (PHK) massal.
Kondisi tersebut diketahui berdasarkan business plan perusahaan hingga tahun 2030. (Knu)