Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Olahraga

Kemenangan Telak atas PSBS Biak Modal Berharga, Bali United Sadar Persib Lebih Tangguh

Frengky Aruan - Rabu, 08 April 2026

MerahPutih.com - Bali United punya modal berharga berupa kemenangan 6-1 atas PSBS Biak di pekan 26 Super League 2025/2026 untuk menghadapi Persib Bandung. Laga kontra Maung Bandung akan dijalanu Serdadu Tridatu di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Minggu (12/4).

Bali United sebelumnya menang 6-1 atas PSBS Biak dalam laga pekan 26 yang digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar tanpa penonton.

Enam gol dicetak Teppei Yachida (36’), Joao Ferrari (40’, 48’), Diego Campos (63’), Jordy Bruijn (81’), dan Boris Kopitovic (90+2’), sementara satu gol PSBS dibuat Mohcine Hassan Nader (30’).

“Kemenangan ini tentu kami persembahkan untuk suporter yang belum bisa datang dan mendukung kami di stadion. Padahal kehadiran mereka di stadion akan menambah motivasi tim di pertandingan,” kata pelatih Bali United, Johnny Jansen di laman klub.

Baca juga:

Bek Persib Julio Cesar Masih Enggan Berhitung Peluang Juara, Pilih Fokus Laga Terdekat Vs Bali United

Bali United menguasai pertandingan dengan 59 persen penguasaan bola dibandingkan PSBS Biak yang hanya mengoleksi 41 persen selama 90 pertandingan.

Diego Campos dan kawan-kawan berhasil melesatkan 23 tembakan dimana 9 tembakan on target ke gawang yang dijaga Manuel Monteiro atau dikenal dengan nama Kadu.

Catatan tersebut menjadi modal penting jelang pekan depan menghadapi pemuncak klasemen sementara, Persib Bandung.

“Hasil pertandingan ini (vs PSBS Biak) tentu sangat baik untuk menjadi modal kami jelang pekan berikutnya melawan Persib Bandung.”

Johnny Jansen sadar Bali United akan melawan tim dengan level dan kualitas lebih baik. Saat ini, Persib masih kokoh di puncak klasemen Super League.

Kami tahu ada perbedaan kualitas lawan yang akan kami hadapi tetapi akan kami antisipasi. Pertemuan sebelumnya kami mampu menguasai pertandingan namun kami harus bermain dengan 10 pemain setelah menerima kartu merah dan alhasil kami kebobolan di menit akhir yang berujung pada kekalahan,” terang mantan pelatih PEC Zwolle tersebut. (*)

Baca Artikel Asli