Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Kemacetan Parah dan Jalan Rusak di Jalur Mudik, DPR Minta BUMN Karya Tanggung Jawab

Dwi Astarini - Selasa, 17 Maret 2026

MERAHPUTIH.COM - ANGGOTA Komisi VI DPR RI Imas Aan Ubudiyah menagih komitmen badan usaha milik negara (BUMN) sektor karya dalam memastikan kenyamanan dan keselamatan masyarakat selama arus mudik Lebaran 2026. Imas menyoroti kemacetan parah yang terjadi di sejumlah titik vital jalur mudik yang dinilai sangat merugikan para pemudik, baik dari sisi waktu, biaya, maupun keselamatan perjalanan.

“BUMN karya harus hadir sebagai solusi, bukan justru menjadi bagian dari persoalan. Komitmen untuk menghadirkan infrastruktur yang layak dan nyaman harus benar-benar diwujudkan, apalagi ini momentum mudik yang sangat krusial bagi masyarakat,” tegas Imas di Jakarta, Selasa (17/3).

Selain kemacetan, Imas juga menyoroti masih adanya kondisi jalan rusak dan pekerjaan proyek yang belum sepenuhnya rampung di beberapa titik jalur mudik. Kondisi tersebut berpotensi membahayakan pengguna jalan. “Ini tidak bisa dianggap sepele. Jalan berlubang, perbaikan yang belum selesai, serta minimnya penerangan di beberapa ruas menjadi ancaman nyata bagi keselamatan pemudik,” ujarnya.

Ia mendesak BUMN karya untuk segera melakukan langkah cepat dan konkret, termasuk percepatan perbaikan jalan, optimalisasi manajemen lalu lintas di titik rawan macet, serta peningkatan fasilitas pendukung seperti rest area dan penerangan jalan. Imas juga meminta adanya koordinasi intensif antara BUMN karya dan Kementerian Perhubungan, kepolisian, dan pemerintah daerah agar penanganan arus mudik berjalan terpadu dan responsif.

Baca juga:

Sejumlah Ruas Tol Fungsional Dibuka Selama Mudik Lebaran 2026, ini Daftarnya



“Jangan sampai masyarakat menjadi korban dari lemahnya koordinasi dan lambannya respons. Mudik merupakan momen kebahagiaan, negara harus memastikan perjalanan mereka aman dan nyaman,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya kesiapan seluruh pihak dalam menghadapi puncak arus mudik yang diprediksi masih akan meningkat dalam beberapa hari mendatang. “BUMN karya harus siaga penuh. Jika diperlukan, lakukan rekayasa lalu lintas tambahan, percepatan perbaikan darurat, hingga penambahan petugas di lapangan,” pungkasnya.

Berdasarkan pemantauan di lapangan dan laporan masyarakat, kemacetan panjang dan jalan berlibang terpantau di sejumlah ruas strategis, antara lain:

* Jalur Pantura, khususnya di wilayah Brebes–Tegal hingga Pekalongan.

* Tol Trans-Jawa, terutama di titik rest area.

* Tol Tangerang-Merak, terutama di ruas tol Bitung, ruas tol Brebes, dan ruas tol Kayu Agung-Palembang yang banyak dipenuhi lubang.

* Jalur selatan Jawa, seperti Tasikmalaya–Garut yang mengalami penyempitan jalan dan kepadatan kendaraan roda dua.

* Jalur penyeberangan menuju Pelabuhan Gilimanuk–Ketapang.

* Jalan Lintas Sumatra, terutama di ruas Sibolga-Pandan dan simpang Betung.(Pon)

Baca juga:

Realisasi Fisik Perbaikan Jalan Rusak di Daerah Baru Capai 2,85 Persen


Baca Artikel Asli