Merahputih.com - Sejumlah pengungsi korban kebakaran Pasar Jiung beraktivitas di tenda darurat yang didirikan di kawasan Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (2/6/2026).
Sebanyak 674 warga mengungsi setelah kebakaran melanda kawasan Pasar Jiung, Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat. Para korban saat ini menempati tenda-tenda darurat yang didirikan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Sosial, Palang Merah Indonesia (PMI), dan Pusat Krisis dan Pertolongan Kesehatan Daerah (PK3D). Berdasarkan data sementara, kebakaran tersebut berdampak pada 304 rumah dan 354 kepala keluarga. Meski menyebabkan kerusakan yang cukup besar, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Di lokasi kejadian, sejumlah warga masih bertahan di area pengungsian, sementara sebagian lainnya kembali ke kawasan terdampak untuk membersihkan puing-puing serta mencari barang-barang yang masih dapat digunakan. Aktivitas di sekitar lokasi kebakaran masih cukup padat karena banyak korban berupaya menyelamatkan harta benda yang tersisa dan mendata kerugian akibat kebakaran yang menghanguskan permukiman mereka. Sementara itu, delapan warga dilaporkan mengalami luka ringan dan telah mendapatkan perawatan medis di RS Hermina Kemayoran.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama sejumlah instansi terkait terus menyalurkan bantuan logistik, menyediakan layanan kesehatan, serta memastikan kebutuhan dasar para pengungsi terpenuhi. Perhatian khusus juga diberikan kepada kelompok rentan, terutama anak-anak, melalui layanan dukungan psikososial yang diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) bersama Dinas Sosial. Program tersebut bertujuan membantu mengurangi trauma pascakebakaran sekaligus mendukung proses pemulihan bagi warga terdampak hingga kondisi kembali normal. (Foto: MP/Didik Setiawan).