Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Kasus COVID-19 di Jakarta Bertambah 1.009 Orang

Zulfikar Sy - Senin, 23 November 2020

MerahPutih.com - Pemprov DKI Jakarta menyampaikan perkembangan terkini kasus corona di ibu kota, Senin (23/11). Dengan positivity rate 9,8 persen, penambahan kasus positif hari ini sebanyak 1.009 jiwa.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta Dwi Oktavia memaparkan, pihaknya telah melakukan tes PCR sebanyak 9.351 spesimen.

Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 7.574 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 1.009 positif dan 6.565 negatif.

Baca Juga:

Surya Paloh Positif COVID-19

Rate test PCR total per 1 juta penduduk sebanyak 144.228. Jumlah orang yang dites PCR sepekan terakhir sebanyak 77.481.

"Adapun jumlah kasus aktif di Jakarta turun sebanyak 72 kasus, sehingga jumlah kasus aktif sampai hari ini sebanyak 8.622 (orang yang masih dirawat/isolasi)," kata Dwi di Jakarta, Senin (23/11).

Jumlah kasus konfirmasi secara total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 128.173 kasus. Dari 128.173, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 117.003 dengan tingkat kesembuhan 91,3 persen.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit DKI Dwi Oktavia. (Foto: antaranews)
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit DKI Dwi Oktavia. (Foto: antaranews)

Total orang meninggal dunia sebanyak 2.548 dengan tingkat kematian 2 persen, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 3,4 persen.

Positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 9,8 persen, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 8,3 persen.

Baca Juga:

Pasien COVID-19 di Indonesia Tembus 500 Ribu

Positivity rate DKI ini melebihi standar kasus positif yang ditetapkan organisasi kesehatan dunia atau WHO yang hanya sebesar 5 persen.

"WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5 persen," tuturnya.

Pemprov DKI terus memassifkan tes PCR untuk menemukan kasus baru secara cepat, agar dapat segera melakukan tindakan isolasi atau perawatan secara tepat. Sehingga, memperkecil potensi penularan COVID-19. (Asp)

Baca Juga:

Dinkes DKI Belum Dapat Info Rizieq Shihab Sudah Jalani Tes COVID-19

Baca Artikel Asli