MerahPutih.com - Pemprov DKI Jakarta menyampaikan kasus aktif COVID-19 di ibu kota mengalami penurunan. Hari ini, Senin (2/8), jumlah kasus aktif berkurang 905 orang.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan DKI Jakarta Dwi Oktavia memaparkan, pihaknya tes PCR sebanyak 17.041 spesimen. Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 11.417 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 1.410 positif dan 10.007 negatif.
Selain itu, dilakukan pula tes antigen hari ini sebanyak 6.545 orang dites, dengan hasil 247 positif dan 6.298 negatif. Hasil tes antigen positif di Jakarta tidak masuk dalam total kasus positif karena semua dikonfirmasi ulang dengan PCR.
Baca Juga:
Pasien COVID-19 yang Sembuh Lampaui Jumlah Penambahan Kasus Harian
Lebih lanjut, Dwi juga menyampaikan, target tes WHO adalah 1.000 orang dites PCR per sejuta penduduk per minggu (bukan spesimen), artinya target WHO untuk Jakarta adalah minimum 10.645 orang dites per minggu.
"Target ini telah Jakarta lampaui selama beberapa waktu. Dalam seminggu terakhir ada 155.274 orang dites PCR. Sementara itu, total tes PCR DKI Jakarta kini telah mencapai 504.493 per sejuta penduduk," terangnya.
Adapun jumlah kasus aktif di Jakarta turun sejumlah 905 kasus, sehingga jumlah kasus aktif sampai hari ini sebanyak 14.979 (orang yang masih dirawat/isolasi).
Sedangkan, jumlah kasus Konfirmasi secara total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 818.764 kasus. Dari jumlah tersebut, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 791.422 dengan tingkat kesembuhan 96,7 persen, dan total 12.363 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,5 persen.
Baca Juga:
Pasien COVID-19 yang Sembuh Lampaui Jumlah Penambahan Kasus Harian
Positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 15,3 persen, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 15,2 persen.
Organisasi kesehatan dunia atau WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5 persen. (Asp)
Baca Juga:
Efek Prokes Ketat, Kasus COVID-19 di Kelurahan Kota Bandung Ini Turun Drastis