MerahPutih.com - Plt Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI Jakarta, Suharti menegaskan bahwa anggaran Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) yang diusulkan dalam APBD DKI 2020 sebesar Rp19,8 miliar tak dipangkas oleh DPRD DKI.
Anggota Dewan Parlemen Kebon Sirih hanya memotong jumlah anggota TGUPP dari 67 orang menjadi 50 orang anggota TGUPP.
>Baca Juga: >Anies Enggan Komentari Anggaran TGUPP Naik Rp21 Miliar Dalam Usulan KUA-PPAS
"Kalau anggaran kan tidak dipotong, keanggotannya yang dipotong. Nah itu nanti pelaksanaannya sesuai dengan SK (Surat Keputusan) Gubernur saja," kata Suharti saat ditemui di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Rabu (11/12).
Suharti kembali menegaskan, bahwa pada Rapat Badan Anggaran (Banggar) Senin (9/12) lalu antara Legislatif dan Eksekutif, Banggar tak membahas mengenai pemotongan anggaran. Mereka hanya mengutak-atik jumlah personel TGUPP.
"Tidak berubah (anggara). Kan kemarin tidak dibahas," jelas dia.
Seperti diketahui, Banggar DPRD DKI telah memutuskan untuk memotong jumlah anggota TGUPP dari 67 orang menjadi 50 orang pembantu Gubernur Anies itu.
Namun Banggar tak memangkas usulan anggaran Rp 19,8 miliar dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) DKI 2020.
Baca Juga:
"Dengan mengucapkan bismillah, TGUPP saya putuskan 50 orang," kata Ketua Badan Anggaran DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi sambil mengetuk palu dalam rapat pembahasan RAPBD 2020 di Gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Senin (9/12) malam. (Asp)