Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Olahraga

Joko Driyono Pimpin PSSI sampai 2020 tapi Posisinya Belum Aman

Andika Pratama - Senin, 21 Januari 2019

MerahPutih.com - Joko Driyono akan memimpin PSSI sampai 2020. Namun, posisinya bisa saja lebih cepat tergusur andai para pemilik suara mengusulkan Kongres Luar Biasa (KLB) yang artinya PSSI akan memilih ketum baru.

Berdasarkan statuta, PSSI dapat menggelar KLB dengan syarat, 50 persen pemilik suara atau voters menyetujui rencana itu. KLB lalu baru dapat digelar tiga bulan setelah diserahterimakan kepada Komite Eksekutif (Exco) PSSI.

Joko Driyono. (BolaSkor.com/Frengky Aruan)

“Di Statuta PSSI pasal 39 ayat 6 disebutkan maka Waketum tertua ambil posisi itu (Ketua Umum PSSI) sampai kongres berikutnya,” ujar Joko seusai Kongres PSSI di Hotel Sofitel, Bali, Minggu (20/1).

“Inisiatif pemilihan ketum baru ada mekanismenya. Bisa dijaring dari keinginan voters. Insiatif dari Exco PSSI jika diminta KLB maka dijalankan. Saya memiliki tugas meneruskan jika ada permintaan KLB maka akan dijalankan,” kata Joko

Adapun, Statuta PSSI pasal 39 ayat 6 berbunyi, Waketum PSSI akan mengisi posisi yang ditinggalkan Ketum PSSI untuk sementara waktu maupun permanen. Terdekat, jadwal kongres berikutnya adalah tahun depan.

“Apabila Ketua Umum secara permanen atau sementara berhalangan dalam melaksanakan tugas resminya, Wakil Ketua Umum akan mewakilinya sampai dengan Kongres berikutnya. Kongres ini akan memilih Ketua Umum yang baru, jika diperlukan,” tulis pasal tersebut.

Edy Rahmayadi menyerahkan bendera PSSI ke Joko Driyono. Foto: PSSI

Sebelumnya, Edy Rahmayadi memutuskan unduk mundur dari posisinya sebagai Ketum PSSI dalam kongres tahunan. Posisinya diambil alih oleh Joko yang sebelumnya menduduki waketum. (*/Bolaskor)

Baca Artikel Asli