MerahPutih.com - Pemerintah bakal memperkuat kembali jembatan Enang-enang di Kabupaten Bener Meriah, Aceh yang telah diperbaiki secara swadaya oleh masyarakat setempat, sehingga usaha masyarakat tidak sia-sia.
Tugas kita memberikan support maksimal, sehingga apa yang sudah dikerjakan masyarakat tidak menjadi sia-sia,
kata Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo di Bener Meriah, Aceh, Rabu (8/7).
Pernyataan itu disampaikan Dody Hanggodo usai mengunjungi langsung jembatan Enang-enang dan berbincang dengan warga setempat untuk solusi pembangunan akses transportasi di sana pascabencana.
Dody mengatakan, jembatan Enang-enang tersebut memang dapat dipakai setelah diperbaiki warga, tetapi sifatnya sangat terbatas.
Baca juga:
DPR Desak Pemerintah Audit TikTok Shop usai Dugaan Penahanan Dana UMKM
Mungkin cuma sepeda motor, mungkin cuma mobil penumpang, tidak bisa mobil barang, gitu-gitu ya. Jadi itu nanti akan kita batasi,
ujarnya.
Mengenai struktur jembatan Enang-enang, kata dia, di bawahnya bakal segera dipasang penguatan seperti tiang-tiang penahan. Tetapi, langkah ini juga bersifat sementara dan terus dikontrol secara rutin.
Jadi kalau misalnya memang dirasa itu akan membahayakan masyarakat, mungkin sementara waktu distop. Sementara waktu perbaikan kita lakukan di bawah, sehingga saat masyarakat lewat, harapannya tidak jadi masalah,
katanya.
Ia melihat, air sungai di bawah jembatan Enang-enang itu cukup deras, ditakutkan jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi, tanah bagian jembatan bisa kembali melebar, atau menghantam pondasi serta abutmennya.
Itu yang kita takutkan sebetulnya. Tapi mudah-mudahan tidak terjadi,
katanya.
Dalam kesempatan ini, dirinya menegaskan bahwa jembatan Enang-enang dapat dipakai masyarakat, dengan kendaraan kecil sembari menunggu proses perbaikan dan pembangunan jembatan permanen.
Sementara waktu saya nyatakan ini (jembatan Enang-enang) bisa dipakai. Tidak bisa full (penuh) ya, karena yang lewat mungkin roda dua atau roda empat untuk penumpang misalnya (bukan mobil barang),
demikian Dody Hanggodo.
Seperti diketahui, pasca rusak akibat bencana, masyarakat Bener Meriah secara swadaya mengumpulkan uang hingga Rp 1 miliar untuk memperbaiki secara mandiri jembatan tersebut. Jembatan itu telah dapat dilewati meskipun terbatas, dan pemerintah bakal menguatkannya kembali.