Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Jawa Barat Pantau Ketat Keberadaan 12 Bahan Pokok Jelang Ramadan

Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 Maret 2022

MerahPutih.com - Pengawasan pasokan bahan pokok menjelang Ramadan dan Idul Fitri 2022, terus diperketat agar tidak ada kelangkaan atau sumbatan distribusi bahan pokok di Jawa Barat.

Berdasarkan data hasil Prediksi Neraca Pangan Provinsi Jabar periode Maret – Mei 2022 dari data Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Jabar, ada 12 bahan pokok yang harus dipantau.

Baca Juga:

Mabes Polri Ungkap Sejumlah Bahan Pokok Alami Kenaikan Harga

Sebanyak 12 bahan pokok itu yaitu beras, jagung, kedelai, minyak goreng, gula pasir, bawang merah, bawang putih, cabai besar, cabai rawit, daging sapi, daging ayam, dan telur.

"Sampai Idul Fitri dua bahan pokok yang harus benar-benar kita awasi, yakni cabai rawit dan gula," papar Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Setiawan Wangsaatmaja, di Ruang Rapat Sanggabuana Gedung Sate, Kota Bandung, Selasa (22/3),

Ia menegaskan, melihat perkembangan akhir-akhir ini, dipandang perlu mempersiapkan dengan sangat serius keberadaan bahan pokok menghadapi Bulan Ramadan dan Idul Fitri.

Minyak Goreng. (Foto: Humas Kota Bandung)
Minyak Goreng. (Foto: Humas Kota Bandung)

Ia berharap melalui rakor menjadi upaya untuk menjaga ketersediaan pasokan bahan pokok, stabilitas harga, keamanan dan kelancaran distribusi, serta terkait pengawasan dan penegakan hukum terhadap stabilisasi harga, maupun distribusi bahan pokok.

Setiawan menghimbau Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dalam penanganan pangan di Provinsi Jawa Barat agar terintegrasi dalam satu aplikasi. Hal ini untuk memudahkan dalam monitoring dan evaluasi, serta pengambilan kebijakan yang akurat.

"Semua OPD kan mempunyai aplikasi untuk sistem informasinya. Saya minta itu semua diintegrasikan supaya informasi hanya satu nantinya, tapi digunakan untuk semua perangkat daerah," ujarnya. (Imanha/Jawa Barat)

Baca Juga:

Pemerintah Dinilai Terlalu Lamban Antisipasi Lonjakan Harga Bahan Pokok

Baca Artikel Asli