GATAL di area intim ternyata dikaitkan dengan masalah kesehatan yang lebih serius. Hal ini disampaikan oleh dokter spesialis dermatologi dan venereologi FKUI Dr. dr. Wresti I, SpD.V.E dalam webinar yang digelar oleh RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo, Jumat (13/1).
Wresti menyebut bahwa gatal pada area privat tersebut tidak bisa disepelekan, karena bisa jadi disebabkan oleh inflamasi, peradangan, hingga infeksi.
“Meskipun gatal itu hal yang kelihatannya sepele, ini sebenarnya tidak juga, karena ternyata gatal di daerah kelamin itu bisa mengganggu kualitas hidup seseorang, psikososialnya, kehidupan seksual dengan pasangan, dan juga mengganggu tidur, karena gatal sering muncul malam hari,” terang Wresti.
Baca juga:
Lebih lanjut, Wresti menjelaskan penyebab gatal pada kelamin disebabkan oleh beberapa faktor, seperti inflamasi atau peradangan yang umumnya disebabkan oleh eksem dan neurodermatitis, kondisi peradangan kulit kronis jangka panjang akibat kerusakan lapisan terluar kulit.
Sementara infeksi, umum disebabkan timbulnya herpes, hingga jamur di area kelamin. Kondisi area kelamin yang sering lembab, dan jarang membersihkan tubuh dapat menjadi pemicu utama.
“Biasanya hanya mandi sehari sekali itu juga bisa jadi penyebab. Hal ini dapat dialami baik pada perempuan maupun laki-laki. Kalau perempuan biasanya gatal di daerah vulva atau daerah bibir vagina, sedangkan pada laki-laki biasa ditemukan di skrotum atau di kantung buah zakar, yang sekering kali menimbulkan rasa gatal yang hebat,” jelas Wresti.
Baca juga:
Lebih lanjut, biasanya para perempuan sesekali mengalami keputihan bila sedang ada perubahan hormon yang terjadi dalam tubuh, dan masih dalam kadar normal. Namun, Wresti menyebut bila keputihan terus terjadi, disertai gatal, hal tersebut bisa jadi disebabkan oleh infeksi jamur.
Wresti menganjurkan bagi pria maupun perempuan yang mengalami hal ini untuk selalu menjaga kebersihan tubuh, terlebih di area privat. Penting untuk memberikan 'perhatian' khusus pada bagian tubuh tersebut.
Selain itu, tak perlu malu atau ragu untuk memeriksakan kondisi ini ke dokter, agar dapat segera tertangani. (*)
Baca juga: