Jakarta Siaga Cuaca Ekstrem, Pramono Siapkan Kebijakan WFH dan PJJ

Rabu, 21 Januari 2026 - Soffi Amira

MerahPutih.com - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, telah menyiapkan skema darurat dengan membuat kebijakan bekerja dari rumah atau Work From (WFH) dan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

Hal itu dinilai sebagai langkah darurat dalam menghadapi potensi banjir di tengah cuaca ekstrem.

Pramono bersyukur, pada akhir pekan kemarin saat hujan deras yang menyebabkan banjir terjadi ketika libur panjang. Jadi, pihaknya tak perlu memberlakukan kebijakan WFH di Jakarta.

"Kalau memang akan terulang kembali, dan mudah-mudahan tidak ya, mudah-mudahan tidak, karena kemarin ketika curah hujan di hari Sabtu-Minggu, kebetulan kan lagi libur panjang. Sehingga tidak memerlukan work from home," kata Pramono di Jakarta, Rabu (21/1).

Baca juga:

Warga Jakarta Diminta Waspada, Potensi Cuaca Ekstrem Mengintai hingga 27 Januari

"Tetapi kalau ada indikasi seperti itu dan di hari biasa, saya akan memutuskan untuk dilakukan work from home, terutama untuk anak-anak didik kita," sambungnya.

Saat ini, kata Pramono, Pemprov DKI terus berupaya melakukan langkah mitigasi dengan memaksimalkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC), kemudian memastikan seluruh fasilitas pompa berfungsi optimal.

Sedangkan untuk modifikasi cuaca sendiri, Pemprov DKI sudah mengalokasikan anggaran untuk satu bulan ke depan.

Baca juga:

17 Kecamatan Dilanda Banjir, Pemkab Bekasi Minta BNPB Lanjutkan Modifikasi Cuaca

Biasanya, tambah Pramono, Jakarta mengalikasikan dana modifikasi cuaca hanya selama tiga hari.

"Haru kali ini sebenarnya hal yang berkaitan dengan modifikasi cuaca, operasi modifikasi cuaca itu anggarannya dipersiapkan sampai dengan satu bulan penuh. Biasanya hanya satu, dua, tiga hari," tutupnya. (Asp)

Bagikan

Baca Original Artikel
Bagikan