MerahPutih.com - Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menyindir Cawapres Sandiaga Uno yang hanya mengedepankan penampilan saja, tidak seperti jagoan mereka Ma'ruf Amin yang diklaim memiliki tanggung jawab sejati sebagai seorang pemimpin bangsa.
"PDIP menanggapi serius ketika ada yang mencoba menggeser persoalan dasar pemimpin tersebut hanya pada ketrampilan bicara, bahkan ada yang menggeser lebih parah dalam tampilan six pack body, ketampanan fisik, atau pada ukuran jas necis versus sarung," kata Hasto, dalam rilis yang diterima Selasa (19/3).
Hasto memuji penampilan debat Ma'ruf Amin yang mampu menghadirkan kesempurnaan kearifan dan visi-misi pemimpin baik. Menurut dia, rekam jejak pemimpin dalam karakter Ma'ruf itu bisa dilihat dari kearifan, kebijaksanaan, berpikir positif, bertindak positif.
Wakil Ketua TKN Jokowi-Ma'ruf itu kembali menyindir, urusan memimpin bangsa dan negara bukan persoalan six body pack, tetapi memerlukan watak dan jati diri yang bersumber dari kebaikan. "Bandingkan dengan pemimpin emosional, un-control, ataupun minimnya rasa kemanusiaan," tukas Hasto.
Tak hanya itu, Hasto juga menegaskan PDIP sangat keras menanggapi fitnah Anti Islam, LGBT, PKI, asing-aseng, demikian halnya fitnah terhadap penghapusan pelajaran agama, adzan. Menurut dia, Jokowi-KH Maruf Amin akhirnya mampu membuktikan mereka berkarakter lebih Islami, merakyat, nasionalis, dan memiliki karakter yang baik, tidak emosional.
''Mereka yang memfitnah LGBT, jangan-jangan hanya untuk menutupi kelemahan sendiri, dan waktulah yang akan membuktikan," tutup petinggi PDIP itu. (Knu)