MerahPutih.com - Perdamaian antara Iran dan Amerika Serikat masih buntu. Washington menuntut konsesi Iran terkait program nuklir sebagai syarat dimulainya kembali perundingan. Sementara itu, Teheran meminta pencabutan sanksi AS, pembebasan dana Iran yang dibekukan, serta izin untuk mengekspor minyak.
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menghubungi 12 menteri luar negeri dalam 48 jam terakhir untuk membahas perkembangan dan situasi keamanan di kawasan.
Melalui unggahan di media sosial Instagram, Araghchi mengatakan dirinya menyampaikan posisi mendasar Teheran serta membahas pentingnya menghormati kedaulatan negara dan mengakhiri agresi serta ancaman.
Ia juga menyerukan agar negara-negara menghindari campur tangan asing yang merugikan dan mencegah meluasnya ketidakamanan di Kawasan dan mengusulkan pembentukan pengaturan keamanan regional tanpa keterlibatan kekuatan dari luar kawasan.
Baca juga:
AS Tawarkan Rp362 Miliar untuk Informasi Program Nuklir Iran, Ini Syaratnya
Kontak tersebut dilakukan secara terpisah dengan para menteri luar negeri Turki, Pakistan, Qatar, Oman, Mesir, Yordania, Siprus Selatan, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Kuwait, Tunisia, dan Irak.
Komunikasi itu berlangsung di tengah upaya diplomatik regional untuk meredakan ketegangan antara Washington dan Teheran serta mencegah kembali pecahnya konfrontasi militer.