MerahPutih.com - Monetary Authority of Singapore (MAS) melakukan suspen, terhadap perusahaan broker Samtrade FX. Alasannya, perusahaan tersebut, dinilai belum memiliki izin otoritas setempat.
Kondisi tersebut, membuat membuat was-was para investor dalam negeri alias dari Indonesia, tidak bisa melakukan deposit, hingga penarikan uang atau withdraw.
Baca Juga:
Tips Investasi Kripto untuk Pemula
Samtrade FX disebut terafiliasi dengan Samtrade Academy yang memberikan pelatihan untuk mereka yang ingin mempelajari hal seputar online trading.
Bahkan, di Indonesia, Samtrade Academy diketahui menjalin kerjasama dengan Persija sepanjang Liga I tahun 2021 sehingga logo perusahaan tersebut terpampang pada jersey para pemain.
Pakar Hukum Universitas Gajah Mada Muhammad Fatahillah Akbar menilai, masyarakat sebaiknya sebelum melakukan investasi harus mempelajari dulu terkait izin dan hukum terkait.
"Terkait dengan implikasinya pada investor Indonesia yang menanamkan modalnya di sana, harus menunggu titik terang masalah tersebut selesai di Singapura," ujarnya dalam keteranganya, Sabtu (15/1).
Ia menyarankan, investor harus tetap terus berkomunikasi dengan perusahaan aplikasi untuk tetap menjalankan kewajiban menjaga dana tersebut dari kemungkinan penyelewengan.
Akbar mengatakan, jika ternyata ditengarai terjadi pelanggaran administratif, dana nasabah kemungkinan bisa dikembalikan. Tetapi menurutnya, jika terdapat unsur pidana maka jangan harap uang tersebut akan kembali.
"Sebelum melakukan investasi lebih hati-hati dan jangan tergiur pada janji manis semata," ujarnya.
Dalam situsnya, Samtrade FX didirikan oleh trader, untuk trader. Samtrade FX adalah menyediakan trading forex dan semua layanan terkait lainnya. Perusahan menginformasikan memiliki lebih dari 100 ribu klien, 150 mitra, serta 3000 investasi harian dengan jangkauan bisnis di 8 negara. (*)
Baca Juga:
Bukan Emas, Investasi Lego Lebih Menguntungkan