MerahPutih.com - Kapolri Jenderal Idham Azis mendapatkan instruksi dari Presiden Jokowi seusai dilantik di Istana Negara, Jakarta, Jumat (1/11) pagi WIB.
Lulusan Akpol tahun 1987 ini diminta langsung bekerja terutama dalam menyukseskan program pembangunan pemerintah hingga menjaga keamanan ketertiban.
Baca Juga
"Bapak Presiden memberikan menyampaikan kepada saya, kerja, kerja, dan kerja," kata Idham.
Idham menegaskan akan bekerja untuk menjalankan amanah. "Saya akan meningkatkan dan melanjutkan pemantapan kerja sama bersama TNI untuk bersama-sama menjaga keamanan,"kata Idham.
Idham telah resmi dilantik sebagai Kapolri oleh Presiden Joko Widodo atau Jokowi hari ini di Istana Negara, Jakarta. Ia menggantikan Tito Karnavian yang diangkat sebagai Menteri Dalam Negeri.
Baca Juga
DPR mengesahkan Komjen Pol Idham Azis sebagai Kapolri menggantikan Tito Karnavian dalam rapat paripurna di Gedung DPR pada Kamis (31/10). Rapat dipimpin langsung oleh Ketua DPR Puan Maharani.
Sebelumnya, Komisi III DPR secara aklamasi telah menyetujui Idham Azis sebagai Kapolri setelah melakukan uji kelayakan Idham Aziz pada Rabu (30/10). Dalam uji kelayakan itu, Idham menyampaikan visi misinya sebagai Kapolri.
Baca Juga
Idham Azis dalam paparan punya tujuh program prioritas yang akan dieksekusi jika diberi tugas sebagai Kapolri. Tujuh program prioritas yakni mewujudkan SDM yang unggul, penataan kelembagaan, pemantapan harkamtibmas, penegakan hukum yang profesional dan berkeadilan, manajemen media, penguatan sinergi polisional dan penguatan pengawasan.
Dari program penataan kelembagaan salah satu yang ditekankan adalah memperkuat budaya antikorupsi dengan memperbanyak wilayah zona integritas (wilayah bebas korupsi dan wilayah birokrasi bersih melayani). (Knu)