Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Inflasi DKI di Bawah Angka Nasional, Bawang Merah Masih Jadi Momok

Wisnu Cipto - Senin, 02 Desember 2024

MerahPutih.com - Angka inflasi DKI Jakarta November 2024 terhadap Oktober 2024 tercatat sebesar 0,29 persen, atau lebih rendah ketimbang nasional yakni di angka 0,30 persen.

Badan Pusat Statistik DKI Jakarta mencatat bawang merah dan tomat menjadi dua komoditas utama yang menjadi penyumbang inflasi Jakarta pada November 2024 secara bulanan (month to month) dengan andil masing-masing sebesar 0,06 persen dan 0,05 persen.

"Ada bawang merah memberikan andil 0,06 persen. Jadi cukup tinggi. Di Nasional, bawang merah memberikan andil yang cukup tinggi. Tomat memberikan andil 0,05 persen," kata Kepala BPS DKI Jakarta, Nurul Hasanudin di Jakarta, Senin (2/12).

Terkait bawang merah, Nurul menuturkan komoditas ini sepanjang tahun 2024 memberi andil inflasi sebanyak tiga kali (Februari, April, dan November) dan andil deflasi sebanyak delapan kali.

Baca juga:

Inflasi di November Sangat Tipis

Lalu, khusus pada November 2024, harga bawang merah tercatat mencapai Rp 86.321 per kilogram, yang berarti cukup tinggi dibandingkan harga rerata bulan-bulan sebelumnya yakni Rp55.000-60.000.

"Bagaimana cuaca sangat berpengaruh terhadap hortikultura, produk-produk yang terkait dengan sayur-sayuran, ataupun juga bumbu-bumbuan. Untuk bawang merah, trennya di grafik rata-rata sebetulnya ada di level Rp55.000-60.000, ini sekarang berada pada level Rp86.000 lebih," tutur dia, dikutip Antara.

Nurul juga menyoroti keberhasilan DKI menekan inflasi di bawah angka nasional. "Artinya memang lebih terkendali di Jakarta. Ini patut kita syukuri. Dan inflasi tahun kalendernya secara sebesar 1,10 persen. Ini masuk dalam satu kategori rendah yang terkait dengan inflasi di Jakarta," tandas Nurul. (*)

Baca Artikel Asli