IHSG Anjlok 7,35%, Menkeu Purbaya Malah Sarankan Saatnya Beli
Rabu, 28 Januari 2026 -
MerahPutih.com - Hari ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup melemah seiring reaksi emosional dan aksi panic selling pelaku pasar pasca-pengumuman Morgan Stanley Capital International (MSCI) terkait dengan prosesreview dan rebalancing saham-saham di Indonesia.
Saat penutupan Rabu (28/1) sore tadi, IHSG anjlok 659,67 poin atau 7,35 persen ke posisi 8.320,55. Begitu pula kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 63,58 poin atau 7,26 persen ke posisi 812,53.
Baca juga:
Hanya Kepanikan Sesaat
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menilai pelemahan IHSG akibat sentimen laporan Morgan Stanley Capital International (MSCI) itu hanya bersifat sementara.
“Ini hanya syok sesaat. Jadi pasti perusahaan-perusahaan itu akan bisa memenuhi syarat MSCI dan akan bisa masuk ke indeksnya MSCI maupun saham yang boleh diinvestasi oleh perusahaan asing global,” kata Purbaya di Kompleks Istana Kepresidenan, Rabu (28/1).
Baca juga:
Perang Israel-Iran Ganggu Sentimen Pasar, IHSG Berpeluang kembali Terpuruk
Saat yang Tepat untuk Buy
Menkeu menyebut telah berkomunikasi dengan Ketua OJK yang memastikan seluruh laporan MSCI akan dibereskan sebelum batas waktu Mei 2026. Dia optimistis IHSG akan segera pulih seiring perbaikan fundamental ekonomi nasional.
Apalagi Menkeu menekankan kondisi ekonomi Indonesia saat ini berada dalam tren positif berkat sinkronisasi kebijakan fiskal, moneter, dan investasi.
“Jadi kalau bursa saham jatuh gara-gara itu, dan kita tahu itu akan diperbaiki dalam waktu yang tidak terlalu lama sebelum bulan Mei, harusnya sekarang a good time to buy,” tandas Purbaya. (*)