Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Relawan @KawalPemilu2019 Jadi @KawalCOVID19, Bantah Terima Duit Influencer Rp72 M

Angga Yudha Pratama - Senin, 02 Maret 2020

Merahputih.com - Netizen dibuat heboh dengan kemunculan akun @KawalCOVID19. Akun itu diduga sebagai wadah pemberian informasi terkait virus Corona dan sebagai buzzer yang dikelola pemerintah untuk menyebarkan informasi soal perkembangan kasus itu.

Pantauan Merahputih.com, Akun itu sudah diikut 4.998 followers. Akun itu menyebarkan dan menerima info terkini dari netizen soal virus corona.

Baca Juga:

Seberapa Efektif Masker Respirator N95 Melindungimu dari Virus Corona?

"Saat ini, tim infrastruktur IT kami sedang mempersiapkan satu pusat informasi terpercaya seputar #COVID19 di Indonesia. Tujuan memberikan info akurat secara berkala juga edukasi dan verifikasi terhadap isu / hoax," tulis admin tersebut.

Dalam bio mereka, @KawalCOVID19 menegaskan inisiatif pembuatan akun ini mayoritas merupakan orang-orang yang sama dengan relawan dan pendiri akun @KawalPemilu2019.

Sang admin pun mengklaim, akun itu dikelola oleh sejumlah ahli di bidang kesehatan. Mereka memperkenalkan dua tagar dalam setiap postingannya, #kawalcovid19 dan #kawalcorona.

"Relawan @KawalCOVID19 kali ini terdiri dari praktisi kesehatan: dokter, peneliti (nanti akan diinfokan 2 pentolannya) serta profesional di berbagai bidang yang cukup terkait dengan topik #COVID19indonesia (pekerja di LSM & lembaga non-profit baik nasional maupun internasional)," tulis sang Admin.

Sontak, sebagian netizen pun mempertanyakan soal keberadaan akun tersebut. Pasalnya, pemerintah dianggap membuang-buang uang untuk mengelola buzzer, padahal sudah ada lembaga terkait seperti Kementerian Kesahatan dan Kemenkominfo.

Baca Juga:

Saudi Hentikan Umrah karena Corona, Menag: Kesehatan Jemaah Kita Hal Utama

Sang admin pun memberikan tanggapannya. "Dari kemarin, Mimin memantau komen2, ada yang positif dan langsung berbagi info2 kredibel (mimin demen yang beginian nih), ada yang komen bagian dari 72 M. Enak aja, kami cuman dapat 3M = Makasih Mbak Mas," katanya. (Knu)

Baca Artikel Asli