Merahputih.com - Buat kamu yang penasaran dengan total harta kekayaan Suyudi Ario Seto sebagai Kepala BNN terbaru dilaporkan mencapai Rp5,84 miliar tanpa sepeser pun utang.
Berdasarkan data LHKPN Kepala BNN periode 2025 yang diserahkan pada Maret 2026, nilai aset terbesarnya didominasi oleh kepemilikan dua properti strategis di kawasan Jakarta Selatan.
Rincian total kekayaan Kepala BNN ini menjadi bukti transparansi mengenai rekam jejak finansial pimpinan tertinggi lembaga antinarkotika tersebut.
Baca juga:
Gebrakan Program 100 Hari Calon Tunggal Kapolri Komjen Suyudi Ario Seto
Melihat lebih dalam rincian harta Suyudi Ario Seto, portofolio kekayaannya cukup menarik dan jauh dari kesan monoton.
Nggak cuma mengandalkan aset tanah dan bangunan senilai miliaran rupiah, Komjen Suyudi Ario Seto juga tercatat memiliki kendaraan ikonik dari jalur hibah.
Laporan LHKPN terbaru ini menunjukkan manajemen keuangan pribadi yang sangat sehat, mengingat kekayaan Kepala BNN 2025 ini sama sekali tidak terbebani oleh cicilan atau kewajiban finansial lainnya.
Mari kita bedah lebih detail sumber pundi-pundi yang menyumbang angka nyaris enam miliar rupiah tersebut.
Aset Tanah dan Bangunan di Jakarta Selatan

Penyumbang terbesar dari kekayaan Komjen Suyudi Ario Seto berasal dari sektor properti dengan total nilai mencapai Rp4.600.000.000. Komjen Suyudi memilih berinvestasi di kawasan premium Jakarta Selatan yang memang terkenal punya nilai jual tinggi. Berikut rinciannya:
-
Tanah dan bangunan seluas 176 m²/225 m² di Jakarta Selatan senilai Rp2.400.000.000.
-
Tanah dan bangunan seluas 162 m²/210 m² di lokasi yang sama senilai Rp2.200.000.000.
Isi Garasi Sang Calon Tunggal Kapolri: Ada Mini Cooper Hibah
Bergeser ke garasi, total aset berupa alat transportasi dan mesin tercatat sebesar Rp457.000.000. Yang bikin salfok, koleksi kendaraannya terbilang ringkas tapi punya nilai gaya hidup yang unik.
-
Yamaha NMAX (2025): Skuter matik andalan senilai Rp27.000.000 yang didapat dari hasil sendiri.
-
Mini Cooper (2022): Mobil minibus ikonik senilai Rp430.000.000 yang status perolehannya tercatat sebagai "Hibah Tanpa Akta".
Kas, Harta Bergerak, dan Status Bebas Utang
Untuk melengkapi portofolio finansialnya, Suyudi juga melaporkan kepemilikan aset lancar yang cukup tebal. Beliau memiliki kas dan setara kas (seperti tabungan atau deposito) senilai Rp750.000.000.
Selain itu, ada juga harta bergerak lainnya senilai Rp40.000.000. Beliau tidak melaporkan adanya surat berharga maupun harta lain di luar kategori tersebut.
Baca juga:
Rapat Paripurna DPR Sahkan Komjen Pol Suyudi Ario Seto Jadi Calon Kapolri
Dokumen resmi tersebut memberikan kesimpulan akhir yang sangat positif terkait kesehatan finansial sang pimpinan tertinggi BNN.
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) periodik 2025 yang disampaikan pada 28 Maret 2026, total harta kekayaan bersih Suyudi Ario Seto tercatat sebesar Rp5.847.000.000 dengan status nihil utang (Rp0),
tulis LHKPN KPK.
Status bebas utang ini tentu menjadi sinyal otoritas yang kuat mengenai integritas dan kemapanan finansial seorang penyelenggara negara di level pimpinan.