MerahPutih.com - Kapten Timnas Inggris, Harry Kane, menilai kekalahan 1-2 dari Argentina pada semifinal Piala Dunia 2026 di Stadion Atlanta, Kamis, tidak lepas dari perubahan pendekatan permainan timnya setelah unggul lebih dahulu.
The Three Lions sempat memimpin lewat gol Anthony Gordon. Namun, Argentina berhasil membalikkan keadaan melalui gol Enzo Fernandez dan Lautaro Martinez untuk memastikan tempat di partai final.
Kane menilai Inggris sebenarnya mampu mengendalikan pertandingan dalam sebagian besar waktu. Akan tetapi, keputusan untuk lebih fokus mempertahankan keunggulan justru menjadi titik balik yang dimanfaatkan Argentina.
Ini mengecewakan untuk tim, staf, dan para suporter. Kami bermain bagus hampir sepanjang pertandingan. Namun, setelah unggul 1-0, kami seperti hanya berusaha mempertahankan keunggulan. Di level (semifinal) seperti ini, itu tidak cukup,
kata Kane dikutip dari FIFA.
Harry Kane Akui Kekalahan Sangat Menyakitkan
Penyerang Bayern Muenchen tersebut mengaku hasil tersebut sulit diterima. Menurutnya, seluruh pemain telah memberikan kemampuan terbaik sepanjang turnamen demi membawa Inggris melangkah hingga babak semifinal.
"Kami bekerja sangat keras untuk bisa berada di sini. Semua pemain telah memberikan darah, keringat, dan air mata. Gagal dengan cara seperti ini benar-benar sangat menyakitkan," ujarnya.
Kane menjelaskan Inggris mampu menjalankan strategi dengan baik pada babak pertama hingga awal babak kedua. Tekanan tinggi yang diterapkan membuat Argentina kesulitan mengembangkan permainan dan memberi keuntungan bagi timnya dalam menguasai jalannya laga.
"Kami memberi tekanan tinggi sehingga bisa merebut bola dan mengendalikan permainan," ucap Kane.
Meski demikian, situasi berubah setelah Inggris berhasil mencetak gol pembuka. Kane menilai Argentina tampil lebih agresif dengan meningkatkan intensitas serangan, sementara Inggris gagal mempertahankan ritme permainan yang sama.
Setelah kami mencetak gol, entah karena mereka memasukkan lebih banyak pemain ke depan atau kami tidak lagi mampu mengimbangi mereka satu lawan satu, serangan mereka datang bertubi-tubi. Kami terus melakukan blok, tetapi pada akhirnya itu tidak cukup,
tuturnya.
Kane tetap melihat perjalanan Inggris di Piala Dunia 2026 sebagai perkembangan yang positif. Ia meyakini The Three Lions semakin dekat untuk mewujudkan ambisi meraih gelar juara dunia, meski masih harus menemukan formula yang tepat agar mampu melewati rintangan di fase-fase akhir turnamen.